Asus Zenfone 5 2018

Asus Zenfone 5 Bukan Sekedar Cerita Lama

Kalau Anda masih ingat nama Asus Zenfone 5 pernah digunakan oleh perusahaan asal Taiwan tersebut sekitar tahun 2014. Kala itu Zenfone 5 menjadi salah satu ponsel Android pertama yang pernah dibuat oleh Asus, dan angka 5 mewakili bentang layar 5 inch.

Kini nama yang sama digunakan lagi, namun Asus Zenfone 5 keluaran 2018 sangatlah berbeda dibanding pendahulunya dan untuk versi terbaru ini sang produsen memberi kode ZE620KL. Penampilannya sangat berbeda dari Zenfone 5 generasi sebelumnya, namun ponsel ini justru memiliki kemiripan kuat dengan iPhone X.

Kemiripan kuat Asus Zenfone 5 dengan iPhone X paling menonjol adalah desain notch pada layar. Asus bukan yang pertama kali menerapkan di ponsel Android sebab sebelumnya LG, Oppo dan Huawei pun sudah melakukan langkah serupa. Meski penerapan notch pada layar masih belum sempurna dijalankan ponsel Android tapi Google sendiri menjanjikan bahwa sistem Android P nantinya akan memperbaiki kekurangan tersebut.

Review Asus Zenfone 5 Indonesia

Spesifikasi Asus Zenfone 5

OSASUS ZenUI 5.0 berbasis Android 8.0 (Oreo)
Layar6.2 inches, 96.9 cm2 (~83.6% screen-to-body ratio), 1080 x 2246 pixels, 18.7:9 ratio (~402 ppi density)
SoCQualcomm SDM636 Snapdragon 636
GPUAdreno 509
RAM4/6 GB RAM
ROM64GB; microSD, up to 400 GB (uses SIM 2 slot)
KameraDual: 12 MP (f/1.8, 24mm, 1/2.55″, 1.4µm, PDAF) + 8 MP (f/2.0, 12mm, 1/4″, 1.12µm), phase detection autofocus, gyro EIS, dual-LED (dual tone) flash rear; 8 MP (f/2.0, 24mm, 1/4″, 1.12µm), gyro EIS, 1080p selfie
SensorFingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
KonektivitasWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, WiFi Direct, hotspot, Bluetooth v5.0, A2DP, LE, microUSB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
WaterproofingNo
BateraiNon-removable Li-Ion 3300 mAh battery
Dimensi153 x 75.7 x 7.9 mm
Berat155 g
HargaRp 4,299 Juta

Tapi bukan notch saja yang diadopsi (ditiru) Asus dari iPhone buatan Apple, lebih dari itu bahkan untuk urusan lekukan di tepi layar hingga konfigurasi lensa kamera secara vertikal membuat sepintas lalu keduanya benar-benar kembar identik.

Suka atau tidak suka Dombort tak akan memungkiri bahwa tampilan Zenfone 5 memang elegan, bahkan layarnyapun juga tak kalah istimewa karena menawarkan rasio 19: 9 (pembulatan dari 18,7:9).
Bentang layarnya kini bertambah menjadi 6.2 inch atau lebih besar dibanding Zenfone 5 generasi pertama.

Bagian tepi (kerangka) mengadopsi material aluminum, namun di depan dan belakang sang produsen memilih serat kaca. Walau elegan faktanya material serat kaca lebih rawan gores serta lebih cepat kusam selama digunakan.

Mungkin hal yang membedakan Asus Zenfone 5 dibanding iPhone X paling mudah dikenali adalah keberadaan port 3.5 mm pada ponsel Android terbaru Asus ini.

Masih membahas seputar layar, desain notch di bagian atas akan menghilang secara otomatis kala masuk ke mode kamera. Sementara secara default tombol pada bagian layar tersembunyi.

Beralih ke bagian belakang selain lensa kamera Anda juga akan menemukan sensor pemindai sidik jari berbentuk lingkaran. Lensa kamera sedikit menonjol hingga sedikit rentan gores kala diletakkan di permukaan meja misalnya.

Harga Asus Zenfone 5 Indonesia dan Spesifikasi

Betapapun Dombort tidak menghargai desain Zenfone yang banyak menjiplak Apple tapi kami pun tetap harus mengakui bahwa penampilan Zenfone 5 elegan, build quality-nya juga istimewa.

Mengupas Performa Asus Zenfone 5

Seperti sudah disebut bahwa layar ponsel ini menerapkan rasio 19:9 dengan resolusi 2246 x 1080 pixels. Tingkat kecerahannya termasuk istimewa untuk standar teknologi LCD meski masih belum bisa disetarakan dengan layar OLED. Akurasi warnanya sangat baik, tapi sayang belum mendukung video HDR.

Oleh karena Android Oreo yang dijalankan oleh ponsel ini belum mendukung fitur notch maka pada beberapa aplikasi seperti game misalnya tampilannya terlihat terpotong. Untungnya tampilan antar muka ZenUI terbaru sudah menyediakan opsi untuk menonaktifkan notch.

ZenUI yang dijalankan di ponsel ini adalah versi 5.0, kalau diperhatikan bukan saja penampilannya sangat mendekati stock Android tapi juga banyak aplikasi bawaan yang kini sudah tidak lagi disertakan sebagaimana terjadi pada ZenUI di masa lalu.

Dulu ZenUI adalah salah satu tampilan antar muka yang terkenal kaya bloatware tapi kini Anda takkan lagi mendapati aplikasi sejenis terinstall pada ponsel Asus. Namun masih ada satu kekurangan dimana Facebook dan Messenger termasuk dalam aplikasi bawaan.

Jika Anda baca di brosur atau banner Asus Zenfone 5 disebut bahwa ponsel ini sudah dilengkapi dengan “AI Display”. Meski terdengar canggih sebenarnya kinerja fitur ini tidak secanggih tampaknya, karena pada dasarnya hanya menggunakan ambient light sensor untuk mengadaptasikan tingkat kecerahan, warna dan temperatur warna sesuai kondisi pencahayaan sekitar.

Sedangkan untuk kualitas audio bawaan (internal) yang kisi-kisinya diposisikan di bawah Dombort menilai cukup baik. Memang tidak memperdengarkan kualitas bass yang ideal tapi setidaknya volume relatif kuat dengan distorsi minimal.

Soal performa atau kegegasan Dombort mendapati bahwa untuk penggunaan kasual ponsel yang mengandalkan kombinasi Snapdragon 636 dengan RAM 4 GB ini sangat mulus. Penggunaan kasual ini meliputi bersosial media (FB, Instagram, Twitter, WA), memutar klip YouTube dan bertelepon. Gejala tersendat juga tidak muncul kala melakukan multitasking.

Kualitas Kamera Asus Zenfone 5

Asus memadukan lensa 12 MP f/1.8 dilengkapi 4-axis OIS yang menggunakan sensor Sony IMX363 dengan lensa sudut lebar 8 MP bukaan f/2.0 sebagai kamera utama. Kamera utama ini didukung pula dengan fitur LED flash.

Kualitas foto yang dihasilkan oleh kamera utama terbilang baik untuk standar ponsel kelas menengah. Mulai dari akurasi warna, kontras serta detil benar-benar sesuai ekspektasi.
Di luar ruangan kecepatan dan akurasi auto-focus sangat memuaskan, namun di dalam ruangan atau malam hari kadang sedikit bermasalah.

Foto Hasil Kamera Asus Zenfone 5
Indoor

Memang kamera ini tidak sempurna, ada kalanya foto cenderung overexposed, kadang juga tampak ada distorsi. Tapi sekali lagi untuk ukuran kamera ponsel kelas menengah apa yang diberikan sudah terbilang sangat baik.

Bagi Anda yang tidak puas mengandalkan mode otomatis bisa dengan mudah beralih ke mode Pro yang memberikan keleluasaan mengatur fokus, ISO hingga shutter speed.

Review Kamera Asus Zenfone 5
Mode Pro

Kamera depan dengan lensa 8 MP f/2.0 juga bekerja dengan baik, sama seperti kebanyakan ponsel masa kini Anda bisa berfoto dengan efek bokeh. Namun yang istimewa dari kamera Asus Zenfone 5 menurut Dombort adalah kemampuannya memisahkan objek dengan latar belakang pada mode bokeh ini. Bahkan ia sanggup memisah dengan baik kala ada dua objek/orang berfoto bersamaan (wefie).

Stamina Baterai

Mengadalkan baterai berkapasitas 3.000 mAh menurut uji PCMark bertahan selama 8 jam 4 menit. Namun untuk penggunaan normal ala Dombort ponsel ini sanggup bertahan selama sehari penuh (24 jam).

Penilaian untuk Asus Zenfone 5

Pada jadwal flash sale Asus Zenfone 5 yang tertunda ponsel ini dibanderol Rp 3,999 Juta. Namun jika Anda enggan dengan sistem tersebut maka menurut jadwal per 6 Juni ponsel ini juga sudah bisa didapat dengan harga Rp 4,3 Juta atau Rp 300.000 lebih mahal.

Meski dengan harga normal (non flash sale) Zenfone 5 masih layak dimiliki. Sebagai ponsel kelas menengah ia menawarkan kualitas sesuai ekspektasi yang masih dilengkapi dengan beberapa fitur umumnya ditemukan di ponsel flagship.

Tapi jangan sampai terkecoh dan berharap banyak pada istilah-istilah AI yang digembar-gemborkan di berbagai alat promosi mereka, sebab yang benar-benar AI hanya image recognition pada kameranya saja.

Beli Asus Zenfone 5 2018 Sekarang

Black
Harga Asus Zenfone 5 2018 dan Spesifikasi
Jual Asus Zenfone 5 2018
Summary
Review Date
Reviewed Item
Asus Zenfone 5 (2018)
Author Rating
41star1star1star1stargray