Kamera Asus Zenfone 3 Laser Istimewakah?

Asus Zenfone 3 Laser hadir di Indonesia selain melengkapi keluarga Asus Zenfone 3 sekaligus menjadi penerus dari Zenfone Laser generasi sebelumnya. Model yang diberi kode ZC551KL ini dibanderol dengan kisaran harga yang sama dengan Xiaomi Redmi Note 3 yaitu Rp 3 Juta-an.

Dari namanya sejak awal banyak calon konsumen berpersepsi bahwa seri Laser dari Zenfone merupakan ponsel yang unggul di fitur kamera. Persepsi yang sama ternyata masih bertahan pada Asus Zenfone 3 Laser. Benar atau tidaknya persepsi tersebut akan dibuktikan lewat Asus Zenfone 3 Laser review berikut ini.

Also Read: Pengalaman Menggunakan Asus Zenfone 3

Bedah Desain dan Spesifikasi Asus Zenfone 3 Laser

Banderol harga Asus Zenfone 3 Laser sendiri hampir dua kali lipat lebih mahal dibanding pendahulunya, wajar jika calon konsumen pun serta merta memiliki ekspektasi lebih terhadap ponsel Asus terbaru itu.

Meski berkompetisi di segmen yang sama jika membandingkan Asus Zenfone 3 Laser vs. Xiaomi Redmi Note 3 dari sisi desain beberapa orang akan menilai Zenfone 3 Laser ini memberi kesan lebih premium namun beberapa sisanya termasuk kami di Dombort berpendapat sebaliknya. Hal yang pasti adalah bahwa dimensi Zenfone 3 Laser lebih tipis dan bobotnya pun lebih ringan dibanding sang kompetitor yang berasal dari Cina tersebut. Dari sisi ergonomis Asus memang tampak unggul.

Cover bagian belakangnya juga bukan saja nyaman digenggam, pada saat yang bersamaan ia cenderung aman dari noda-noda tangan maupun jari dalam penggunaan sehari-hari. Material maupun kualitas pengerjaannya nyaris sempurna, setidaknya untuk ukuran smartphone kelas menengah kami tak menemukan kritik yang pantas diberikan kepadanya untuk poin ini.

Sedikit kekurangan Asus Zenfone 3 Laser yang tersembunyi terkait kualitas pengerjaan sebenarnya bisa dirasakan pada lubang microUSB dan sekrup di bagian bawah yang jika disentuh terasa kasar/tajam. Kadang tanpa sengaja ia bisa meninggalkan bekas di tangan pengguna.

Tombol-tombol navigasi di bawah layar pada Zenfone 3 Laser bukan merupakan tipe backlit yang bisa dianggap sebagai sebuah kekurangan tersendiri bagi sebagian pengguna.
Bagi kami sendiri kondisi ini tidak terlalu mengganggu, justru yang mengganggu adalah ukuran sensor pemindai sidik jari di bawah kamera utama dengan ukuran terlalu kecil. Sensornya sendiri bekerja dengan akurat serta responsif, namun karena permukaan yang terlalu sempit akibatnya proses unlocking tidak bisa secepat yang diharapkan.

Kamera Asus Zenfone 3 Laser

Layar Asus Zenfone 3 Laser mengadopsi desain 2.5D seperti varian Zenfone 3 lainnya, desain ini menjadi umum diketemukan pula pada hampir semua smartphone keluaran terkini. Reproduksi warnanya termasuk akurat meski warna hitam yang ditampilkan tentu tak sesolid panel Super AMOLED. Tingkat kecerahan layar ini tidak terlalu istimewa namun tetap terbaca di luar ruangan.

Keberadaan lapisan pelindung Corning Gorilla Glass menjadi hal positif lain yang bisa diapresiasi dari layar smartphone buatan Asus ini, sayang pada sisi lain layar ini cenderung mudah kotor jika tangan pemiliknya berminyak.

Asus menggunakan tampilan antar muka ZenUI versi 3.0 di atas sistem Android 6.0.1 Marshmallow, bloatware menjadi ciri khas dari tampilan antar muka ini. Dan yang lebih menganggu adalah sering munculnya notifikasi yang kebanyakan juga tidak substansial.

Untuk mengurangi gangguan pengguna bisa menonaktifkan notifikasi, namun untuk menyingkirkan aplikasi-aplikasi tersebut sayangnya tidak dimungkinkan sehingga cukup banyak ruang penyimpanan yang terasa disia-siakan.

Di masa lalu TouchWiz milik Samsung Galaxy pun memiliki kekhasan semacam ini, namun Samsung sudah belajar banyak dari kesalahan masa lalu sayang tidak demikian halnya dengan Asus.

Dengan banderol harga lebih dari Rp 3 Juta beberapa smartphone sudah mengadopsi chipset dengan performa cukup baik, Asus justru pilih menanamkan Snapdragon 430 SoC yang sedikit mengecewakan. Hasilnya kala menjalankan game populer seperti “Asphalt 8” bukan saja waktu loading yang diperlukan terasa lama namun gejala lag juga kerap terasa dalam prosesnya.

Mungkin fakta tersebut tidak terlalu diperhatikan bagi non-gamer, sayangnya performa inferior bukan muncul saat menjalankan game saja. Aplikasi populer seperti Facebook pun memerlukan waktu loading tidak singkat.

Pada sisi lain tidak ada peningkatan suhu mengkhawatirkan selama menggunakan Asus Zenfone 3 Laser baik saat digunakan merekam video maupun menjalankan game. Kala digunakan merekam video selama 10 menit tercatat suhu maksimal 39,5 Derajat Celcius. Sedangkan suhu tertinggi saat menjalankan game selama 15 menit tercatat 38 Derajat Celcius.

Bagaimana dengan performa kamera Asus Zenfone 3 Laser yang dipersepsi merupakan key selling point smartphone buatan produsen asal Taiwan tersebut?

Sampai pada poin ini rasanya banyak pembaca yang sudah bisa menduga bahwa performa yang inferior hampir pasti berdampak pula pada performa kamera. Dan memang demikian adanya, aplikasi kamera perlu waktu beberapa saat untuk melakukan loading. Artinya ada potensi Anda akan kehilangan momen-momen tertentu akibat penundaan tersebut.

Setidaknya setelah aplikasi kamera berhasil di-load Zenfone 3 Laser tidaklah mengecewakan. Kamera utama dengan sensor 13 MP f/2.0, lensa Sony IMX214 serta ukuran pixel 1.127mi ini menghasilkan kualitas foto yang terbilang baik di luar ruangan. Detil yang ditangkap memang menurun drastis kala digunakan di dalam ruangan atau malam hari, namun akurasi warnanya terjaga baik.

Foto Hasil Kamera Asus Zenfone 3 Laser

Asus Zenfone 3 Laser Spesifikasi

Beli Asus Zenfone 3 Laser

Asus sendiri mengklaim AF yang menyertai Asus Zenfone 3 Laser hanya memerlukan waktu 0,03 detik untuk mengunci sebuah objek. Pada prakteknya tidak selalu demikian, gerakan sedikit dari tangan pengguna bisa menyebabkan AF membutuhkan waktu lebih lama. Kondisi ideal dimana AF-nya benar-benar bekerja cepat adalah kala digunakan untuk berfoto close-up dengan pencahayaan ideal.

Meski kecepatan AF merupakan alasan Asus memberikan nama “Laser” pada model ini, kami sendiri tidak cukup puas dengan kualitas foto yang dihasilkan kala menggunakan mode AF. Faktanya foto-foto terbaik yang didapat justru terjadi kala menggunakan manual focus. Tampaknya keterbatasan performa dari Snapdragon 430 merupakan biang dari kondisi tersebut.

Cukup beruntung bahwa pada sisi lain Asus melengkapi produknya dengan aplikasi Pixelmaster 3.0 yang memungkinkan pengguna melakukan setting ISO, exposure, white balance dan shutter speed. Ada pula mode uper Resolution, Low Light, Manual, HDR Pro, Beautification dan Children.

Keberadaannya sangat membantu terutama kala digunakan di dalam ruangan dan malam hari, cukup dengan memercayakan pada mode Low Light umumnya Anda sudah mendapatkan kualitas foto layak.

Dilengkapi dengan baterai berkapasitas 3000 mAh selama penggunaan kami menemukan bahwa stamina baterai akan menurun dari 80% ke 20% setelah penggunaan selama 8 hingga 9 jam. Selama itu ponsel digunakan untuk bertelepon, memutar video, membuka aplikasi media sosial, browsing dan sebagainya. Dalam penggunaan normal ia bisa mudah bertahan selama sehari.

Asus Zenfone 3 Laser Beli Dimana

Harga Asus Zenfone 3 Laser di Indonesia

Harga Xiaomi Redmi Note 3 vs. Asus Zenfone 3 Laser
Xiaomi Redmi Note 3
Asus Zenfone 3 Laser
Harga Asus Zenfone 3 Laser Harga Xiaomi Redmi Note 3
Perbandingan Asus Zenfone 3 Asus Zenfone 3 Laser Beli Dimana

Harga Asus Zenfone 3 Laser di Indonesia dibanderol Rp 3.399.000,-. Kompetitor terdekatnya yaitu Xiaomi Mi Note 3 dibanderol Rp 2,8 Juta-an untuk versi 64 GB. Meski memilih Mi Note 3 akan membuat Anda menghemat beberapa ratus ribu Rupiah namun jika kamera merupakan fitur penting bagi Anda maka dengan keterbatasan yang dimiliki Asus Zenfone 3 Laser tetap lebih baik dibanding rivalnya. Sebaliknya jika performa dianggap lebih penting maka Redmi Mi Note 3 yang sudah menggunakan Snadragon 801 jelas lebih ideal.

Asus Zenfone 3 Laser di Indonesia
Kamera Asus Zenfone 3 Laser Istimewakah? | Ponsel Dombort | 4.5