Harga Huawei Mate 20 Pro dan Spesifikasi

Huawei Mate 20 Pro: Serahkan Semua Pada AI

Huawei seri Mate selama ini belum pernah menginjakkan kaki ke pasar Indonesia. Rupa-rupanya harga iPhone XS dan XS Max yang sangat tinggi menciptakan celah baru yang dilihat sebagai peluang oleh perusahaan ponsel terbesar kedua di dunia itu untuk memasukkan Huawei Mate 20 Pro di Indonesia.

Tahun 2018 lalu Dombort sangat terpesona dengan kamera Huawei P20 Pro, yang menurut anggapan Dombort merupakan kamera ponsel terbaik waktu itu.
Rupanya untuk Huawei Mate 20 Pro ini sang produsen masih sangat serius menggarap fitur kamera meski AI –lah yang jadi key selling point sebenarnya.

Spesifikasi Huawei Mate 20 Pro

OSEMUI 9 berbasis Android 9.0 (Pie)
LayarAMOLED 6.39 inches, 100.2 cm2 (~87.9% screen-to-body ratio); 1440 x 3120 pixels, 19.5:9 ratio (~538 ppi density)
SoCHiSilicon Kirin 980 (7 nm)
GPUMali-G76 MP10
RAM6/8GB RAM
ROM128/256, microSD, NM (Nano Memory), up to 256GB (uses SIM 2)
Kamera Utama40 MP, f/1.8, 27mm (wide), 1/1.7″, PDAF/Laser AF
20 MP, f/2.2, 16mm (ultrawide), 1/2.7″, PDAF/Laser AF
8 MP, f/2.4, 80mm (telephoto), 1/4″, 5x optical zoom, OIS, PDAF/Laser AF
Kamera Swafoto24 MP, f/2.0, 26mm (wide)
SensorFace ID, fingerprint (under display), accelerometer, gyro, proximity, barometer, compass
KonektivitasWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, DLNA, Wi-Fi Direct, hotspot, 5.0, A2DP, aptX HD, LE, USB 3.1, Type-C 1.0 reversible connector, USB On-The-Go
WaterproofingIP68
BateraiNon-removable Li-Po 4200 mAh battery
Dimensi157.8 x 72.3 x 8.6 mm
Berat189 g
HargaLihat di sini

Desain dan Build Quality

Penampilan Huawei Mate 20 Pro terlihat mencolok dalam arti positif, terutama untuk opsi warna gradasi.
Berbeda dengan Huawei P20 Pro yang efek gradasi hanya muncul pada panel bagian belakang, untuk seri Mate 20 efek tersebut muncul pula pada bingkai di sekeliling ponsel.

Sekilas lalu tampilannya terkesan identik dengan Samsung Galaxy S9 tapi kalau diperhatikan sebenarnya Mate 20 Pro lebih ramping dan layarnya pun terlihat lebih besar dibanding layar Infinity milik Galaxy S9.

Beralih ke belakang maka desain khas Huawei terlihat kental, kekhasan tersebut utamanya tampak pada tata letak tiga lensa kamera utama dan lampu kilat yang mendampingi.

Kamera Huawei Mate 20 Pro

Dan terlihat bahwa dibanding lensa kamera Huawei P20 Pro untuk Mate 20 Pro ini posisi lensa tidak lagi terlalu menonjol keluar. Sehingga relatif lebih aman terhadap goresan.

Penempatan lubang speaker juga terkesan unik. Satu diantaranya diposisikan di bagian poni bersama dengan lensa kamera swafoto sementara yang lain tampak menyatu dengan lubang USB tipe C di bawah.

Kelebihan dan Kekurangan Huawei Mate 20 Pro

Diperhatikan dari berbagai sisi terlihat bahwa para desainer ponsel ini mengutamakan kesimetrisan.
Dan seperti kebanyakan ponsel kelas flagship Huawei Mate 20 Pro ini sudah mengantongi standar IP68.

Layar AMOLED Huawei Mate 20 Pro

Mengadopsi terknologi AMOLED terlihat bahwa layar Huawei Mate 20 Pro ini cenderung oversaturated sebagaimana selera kebanyakan pengguna ponsel masa kini yang dipopulerkan oleh Samsung baik lewat layar maupun kameranya.

Tapi kalau Anda termasuk pengguna yang menyukai warna alamiah seperti Dombort maka bisa dilakukan juga penyesuaian ke profil warna Natural.

Tampilan layarnya sendiri terlihat tajam serta memiliki sudut pandang (viewing angles) yang luas.
Bahkan kala digunakan di luar ruangan dengan kondisi pencahayaan terik pun masih terlihat tajam.

Kualitas Layar Huawei Mate 20 Pro

Sayangya optimasi EMUI tampak belum sempurna, sebagai contoh kala digunakan memutar klip di Youtube warna langsung menjadi oversarated meski sudah diposisikan pada profil Natural.

Memang kondisi ini bisa diatasi dengan mengubah setting di menu “Colour and Eye Comfort” tapi tidak terasa praktis.

Performa

Bentang layar AMOLED 6.39 inch –nya mampu menawarkan tampilan istimewa yang sudah mendukung HDR10 dan terlindung oleh Corning Gorilla Glass. Tapi bukan itu saja kelebihan Huawei Mate 20 Pro.

Di bagian dalam ditanamkan prosesor Kirin 980 dengan RAM sebesar 6 GB.
Kapasitas memori internalnya juga sangat lega.
Walau pada sisi lain tidak semua keping memori eksternal bisa digunakan oleh ponsel ini.

Kirin 980 menunjukkan kemapanannya di sini, sebab selama penggunaan tidak terasa muncul jeda atau proses buka aplikasi yang kelewat lama.

Menghentikan games untuk sesaat (pause) untuk membuka aplikasi lain seperti e-mail misalnya juga terasa mulus.
Ketika kembali lagi ke aplikasi game yang tadi dijeda (pause) prosesnya berjalan mulus seolah tanpa jeda.

Kala digunakan menjalankan game “Shadowgun Legend” pada 60 fps dan setting paling tinggi ponsel ini mampu berjalan sangat mulus, hanya kalah sedikit dibanding iPhone XS Max.
Padahal beda harga keduanya tidak sedikit.

Selama menjalankan game tersebut terasa terjadi kenaikan suhu tapi masih dalam batas wajar.

Sebagai tambahan, ponsel ini sudah menjalankan Android Pie 9.0 sehingga Anda tidak perlu menunggu beberapa bulan ke depan untuk menikmatinya seperti pada ponsel lain.

EMUI pada Mate 20 Pro sendiri terlihat lebih ringan dan lebih baik dibandingkan tampilan antar muka yang sama pada ponsel Huawei seri di bawahnya.
Namun memang ia belum sempurna seperti iOS, mungkin perlu waktu beberapa tahun lagi untuk mencapai kesetaraannya dengan iOS.

Huawei Mate 20 Pro juga menjadi ponsel Android yang mula-mula mengimplementasikan pemindai sidik jari di layar.
Pada dasarnya pemindai ini bekerja dengan cepat serta akurat, hanya saja Anda perlu sedikit menekankan jari pada layar bukan sekedar menempelkan.

Kualitas audio pada Huawei Mate 20 Pro sebenarnya terbilang baik meski tak sebaik milik iPhone XR, XS dan XS Max.
Sayangnya kala digunakan sambil mengisi daya suaranya jadi sedikit teredam mengingat peletakkan yang menyatu dengan lubang USB.

Baterainya sendiri bertahan sekitar 10 jam 35 menit untuk penggunaan normal ala Dombort. Artinya ketahanan baterai Huawei Mate 20 Pro hampir setara dengan Samsung Galaxy Note 9 dan jelas lebih baik dibanding iPhone XR, XS dan XS Max.

Proses pengisian daya dari 0-100% memerlukan waktu sekitar 1 jam 5 menit, termasuk cepat untuk sebuah baterai dengan kapasitas 4200 mAh.

Kamera

Huawei sudah tidak lagi menawarkan lensa monokrom untuk Huawei Mate 20 Pro karena digantikan posisinya oleh lensa sudut lebar (ultra wide lens) dengan sensor 20 MP yang sudah dilengkapi dengan autofocus.

Dengan dilengkapi oleh autofocus artinya Anda bisa membuat foto makro yang tingkat detil dan ketajaman yang sangat tinggi.
Jika mau ponsel ini juga memungkinkan Anda menciptakan efek blur hingga seolah foto tersebut diambil dengan kamera profesional.

Lensa lebarnya juga bukan sembarang lensa lebar abal-abal karena dilengkapi sensor mumpuni berikut lensa besutan Leica.

Untuk pemotretan jarah jauh dilayani oleh lensa dengan sensor 8 MP yang menawarkan pembesaran hingga 5x.
Berkat dukungan AI pembesarannya bahkan bisa mencapai 10x.

Dan kesemuanya itu bukan sekedar gimmick untuk menarik minat calon pembeli. Sebab foto-foto yang dihasilkan benar-benar spektakuler, jauh lebih baik dibanding kamera Pixel 3XL.

Untuk lensa normalnya sendiri yang menggunakan sensor 40 MP memang tidak benar-benar memberikan foto dengan ukuran sebesar itu.

Sebab dalam prosesnya foto tersebut diolah dengan SuperHD menjadi seukuran 10 MP saja.
Lantas kenapa harus menggunakan sensor 40 MP?

Jika melihat hasil foto Anda pasti langsung paham, sebab lewat sensor 40 MP yang diperkecil oleh SuperHD menjadi 10 MP tersebut semua foto terlihat memiliki tingkat detil yang sangat tinggi.
Sebuah hasil yang sulit dicapai oleh kamera ponsel lain!

Selain itu foto-foto yang dihasilkan juga terlihat lebih natural dibanding kamera ponsel lain, yang mana kondisi ini Dombort nilai sangat ideal.

Bicara soal natural, pada pemotretan malam hari hasil yang ditampilkan masih jauh dari natural namun cukup tajam. Cukup bisa ditolerir untuk standar kamera ponsel

Sedikit kelemahan terkait kamera Huawei Mate 20 Pro adalah pada autofokus –nya.
Meski bekerja dengan sangat cepat tapi tidak selalu tepat, dalam beberapa kondisi harus dibantu menentukan objek untuk mendapat hasil sesuai keinginan.

Foto Hasil Kamera Huawei Mate 20 Pro

Foto Hasil Kamera Huawei Mate 20 Pro

Foto Hasil Kamera Huawei Mate 20 Pro

Foto Hasil Kamera Huawei Mate 20 Pro

Tapi kelemahan ini rasanya sangat minor dibanding segudang kelebihan yang ditawarkan.

AI Membuat Segalanya Jadi Lebih Mudah

Kalau kamera Huawei Mate 20 Pro sehebat itu lantas kenapa bukan fitur tersebut yang jadi key sellling point?

Key selling point sesungguhnya dari Huawei Mate 20 Pro terletak pada AI.
Alasannya karena meski menawarkan segudang fitur dan teknologi canggih Huawei ingin pengguna tidak dipersulit olehnya.

Filosofi Huawei Mate 20 Pro adalah menyediakan segudang fitur canggih untuk memanjakan pengguna, bukan membuat pengguna harus meluangkan waktu untuk mempelajari satu ddemi satu secara cermat.

Karenanya Huawei banyak menyerahkan proses kepada AI.

Untuk melihat landmark (tempat menarik) di sekitar misalnya, Anda hanya perlu menyapukan lensa kamera ke sekeliling maka berbagai informasi langsung disuguhkan.
Mirip seperti Nokia Lens yang populer beberapa tahun silam, namun jauh lebih canggih.

Menariknya hampir sebagian besar fitur yang ada pada ponsel ini bisa bekerja tanpa koneksi internet.
Artinya ketika berlibur di tempat terpencil sekalipun Anda masih bisa mendapat banyak manfaat dari Huawei Mate 20 Pro.

Master AI 2.0 yang mendampingi kamera juga kini terlihat lebih cerdas, bukan sekedar mampu mengenali obyek, skenario dan menentukan optimasi tapi kini mampu mengelompokkan foto berdasar obyeknya.
Atau membantu Anda membuat foto makro yang istimewa.

Singkatnya Anda tak perlu paham fotografi untuk menghasilkan foto-foto cantik, bahkan pengguna sekelas Dombort pun bisa mengabadikan foto-foto yang terlihat profesional.

Huawei Mate 20 Pro juga menawarkan PC Mode yang bekerja dengan Miracast.
Pada mode ini Anda bisa menampilkan foto-foto ke perangkat lain tapi bukan sekedar menggunakan metode mirror karena masing-masing layar bisa digunakan secara terpisah.

Penilaian Untuk Huawei Mate 20 Pro

Kedatangan Huawei Mate 20 Pro di Indonesia merupakan sesuatu yang pantas diapresiasi.
Tampilan elegan, build quality solid, kamera spektakuler, dukungan AI yang memudahkan pengguna belum lagi kualitas layar memukau dimana kesemuanya bisa ditebus hanya dengan harga 11 Juta-an jelas merupakan kabar baik.

Di luar segala kelebihan itu Huawei Mate 20 Pro tampaknya juga bakal diincar oleh mereka yang enggan membayar iPhone dengan harga selangit namun juga bosan dengan produk itu-itu saja jamak digunakan oleh kebanyakan pengguna lain.

Buat Dombort Huawei Mate 20 Pro layak menjadi ponsel pilihan terbaik di tahun 2019 ini.

Beli Huawei Mate 20 Pro Sekarang

Midnight Blue
Harga Huawei Mate 20 Pro dan Spesifikasi
Jual Huawei Mate 20 Pro
Summary
Review Date
Reviewed Item
Huawei Mate 20 Pro
Author Rating
41star1star1star1stargray