Handphone Android Terbaik Pilihan Dombort

Handphone Android Terbaik Pilihan Dombort

Menentukan nominator handphone Android terbaik tidak sesederhana yang dibayangkan, di awal tahun ini saja sudah demikian banyak ponsel terbaru dan inovatif dirilis oleh tiap-tiap produsen. Bahkan produsen besar seperti Samsung tak hanya merilis satu namun beberapa sekaligus dengan keunggulannya masing-masing.

Menyusun daftar handphone Andoid terbaik pun menurut pengalaman Dombort selalu menimbulkan perdebatan. Karenanya pada artikel ini secara tegas disebutkan bahwa nominator di sini adalah pilihan Dombort, artinya Anda bisa setuju atau tidak sebab dengan begitu banyaknya pilihan memang tak mungkin dicapai kesepakatan.

Lantas bagaimana Dombort menentukan mana yang layak menjadi nominator?
Sejujurnya tidak menerapkan parameter-parameter yang kompleks namun sekedar mengacu pada value for money, ketersediaan barang (kemudahan calon pembeli untuk membeli), serta tentu saja dukungan purna jual.

Berbeda dengan tahu-tahun sebelumnya dimana bagi Dombort keputusan paling mudah adalah kala menentukan ponsel terbaik kelas high-end karena pilihannya beragam. Tahun ini minim sekali merek yang merilis produk di kelas ini untuk pasar Indonesia.

Praktis hanya Samsung yang mendominasi di segmen ini sebab Huawei mengalami ketidakpastian terkait masa depannya dengan sistem operasi Android. Sementara LG tampaknya sudah tak berminat menggarap pasar Indonesia untuk saat ini.

Sebaliknya untuk kelas menengah opsinya menjadi lebih luas selain Redmi, Asus, Realme dan Oppo ternyata Samsung pun membenahi produknya di kelas menengah untuk memulihkan daya saing.

Akhirnya silakan menyimak jajaran daftar HP Android terbaik pilihan Dombort di bawah ini:

Handphone Android Terbaik Rentang Harga < 4,5 Juta

Asus Zenfone 5

Handphone Asus sudah mengalami begitu banyak perubahan dibanding generasi awalnya, berakhir sudah citra handphone Asus cepat panas yang muncul kala masih menggunakan prosesor Intel beberapa tahun silam.

Asus Zenfone 5 sendiri yang Dombort pilih sebagai Handphone Android Terbaik rentang harga kurang dari Rp 4,5 Juta tampil elegan, bahkan paling elegan untuk kisaran harga ini.
Dibanderol dengan harga Rp 3.6 Juta ponsel ini tak hanya menawan dari sisi penampilan namun juga performa kamera termasuk ketersediaan mode manual yang luas.

Handphone Android Terbaik 3 Jutaan

Cek Harga Disini

Spesifikasi Asus Zenfone 5

OS ASUS ZenUI 5.0 berbasis Android 8.0 (Oreo)
Layar 6.2 inches, 96.9 cm2 (~83.6% screen-to-body ratio), 1080 x 2246 pixels, 18.7:9 ratio (~402 ppi density)
SoC Qualcomm SDM636 Snapdragon 636
GPU Adreno 509
RAM 4/6 GB RAM
ROM 64GB; microSD, up to 400 GB (uses SIM 2 slot)
Kamera Dual: 12 MP (f/1.8, 24mm, 1/2.55″, 1.4µm, PDAF) + 8 MP (f/2.0, 12mm, 1/4″, 1.12µm), phase detection autofocus, gyro EIS, dual-LED (dual tone) flash rear; 8 MP (f/2.0, 24mm, 1/4″, 1.12µm), gyro EIS, 1080p selfie
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Konektivitas Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, WiFi Direct, hotspot, Bluetooth v5.0, A2DP, LE, microUSB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
Waterproofing No
Baterai Non-removable Li-Ion 3300 mAh battery
Dimensi 153 x 75.7 x 7.9 mm
Berat 155 g

Kelebihan:

  • Kamera
  • Layar
  • Desain

Kekurangan:

  • Tampilan antar muka
  • Belum sertifikasi IP

Xiaomi Mi 8 Lite

Xiaomi Mi 8 Lite tampil menawan berkat desain gradasi unik di bagian belakang.
Sedangkan pada sisi depan Anda bakal disuguhi bentang layar 6,26 inch dengan rasio 19:9 yang sanggup menampilkan warna tajam, meski viewing angles -nya sendiri tak terlalu luas.

Soal kamera Mi 8 Lite memang masih sedikit di bawah Mi A2 namun di sektor lain Mi 8 Lite menunjukkan keunggulan.
Jika Anda mencari ponsel dengan kamera swafoto terbaik di kisaran harga Rp 3 Juta-an maka Dombort sangat merekomendasikan ponsel ini.

Xiaomi Mi A8 Lite

Cek Harga Disini

Spesifikasi Xiaomi Mi 8 Lite

OS Android 8.1 (Oreo)
Layar 6.26 inches, 97.8 cm2 (~82.5% screen-to-body ratio), 1080 x 2280 pixels, 19:9 ratio (~403 ppi density)
SoC Qualcomm SDM660 Snapdragon 660 (14 nm)
GPU Adreno 512
RAM 4 GB RAM
ROM 64 GB; microSD
Kamera 12 MP, f/1.9, 1/2.55″, 1.4µm, dual pixel PDAF
5 MP, f/2.0, 1.12µm, depth sensor24 MP, 0.9µm
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Konektivitas Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot, 5.0, A2DP, LE, USB Type-C 1.0 reversible connector
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Po 3350 mAh battery
Dimensi 156.4 x 75.8 x 7.5 mm mm
Berat 169 g

Kelebihan:

  • Kamera swafoto
  • Kapasitas penyimpanan besar
  • Performa gegas

Kekurangan:

  • Kamera utama tak sebaik Mi A2 yang lebih murah
  • Tampilan antar muka tanpa drawer

Xiaomi Mi A2

Tak bisa dipungkiri bahwa kamera kini menjadi bahan pertimbangan utama bagi kebanyakan calon pembeli. Untuk alasan itu pulalah Dombort memilih Xiaomi Mi A2 di posisi ketiga daftar Handphone Android Terbaik dengan harga kurang dari Rp 4,5 Juta.

Desain atau penampilannya memang tak banyak berubah dibanding pendahulunya tapi di beberapa sektor penting Xiaomi melakukan penyempurnaan penting.

Penyempurnaan tersebut selain terletak di sektor kamera juga terlihat pada layar yang kini menggunakan ukuran 5.9 inch.

Xiaomi Mi A2

Cek Harga Disini

Spesifikasi Xiaomi Mi A2

OS Android 8.1 (Oreo)
Layar 5.99 inches, 92.6 cm2 (~77.4% screen-to-body ratio),1080 x 2160 pixels, 18:9 ratio (~403 ppi density)
SoC Qualcomm SDM660 Snapdragon 660
GPU Adreno 512
RAM 4/6 GB RAM
ROM 64/128GB
Kamera 12 MP, f/1.8, 1/2.9″, 1.25µm
20 MP, f/1.8, 1/2.8″, 1.0µm, PDAF20 MP, f/2.2, 1/2.8″, 1.0µm
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Konektivitas Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot, 5.0, A2DP, LE, microUSB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Ion 3000 mAh battery
Dimensi 158.7 x 75.4 x 7.3 mm
Berat 166 g

Kelebihan:

  • Kamera
  • Layar
  • Performa

Kekurangan:

  • Desain terkesan lawas

Xiaomi Redmi Note 7

Xiaomi Redmi Note 7 datang dengan tampilan desain modern nan elegan, jauh lebih baik dibandingkan Xiaomi Redmi Note 5 maupun Redmi Note 6 Pro.

Pihak produsen juga menyebutkan bahwa penampilan elegan menggunakan material berkualitas tersebut selanjutnya akan menjadi standar ponsel-ponsel terbaru buatan Xiaomi baik untuk kelas menengah hingga high-end.
Layarnya memang masih menggunakan teknologi IPS LCD namun kualitas gambar yang ditampilkan tetap terlihat istimewa, dengan viewing angles luas serta tingkat kecerahan tinggi yang membuatnya bisa terbaca jelas di luar ruangan.

Tak banyak yang berubah di sektor dapur pacu namun untuk ukuran ponsel dengan harga tak sampai 3 Juta Xiaomi Redmi Note 7 menunjukkan tingkat kegegasan yang sangat baik. Beberapa game meski hanya pada tingkat setting menengah bisa dijalankan cukup lancar berkat aplikasi bawaannya yang dirancang untuk mengoptimalkan performa kala digunakan bermain game.

Soal kamera 48 MP -nya yang banyak disebut 48 MP jadi-jadian Dombort sendiri tak mempermasalahkan. Sekalipun tingkat resolusi itu dicapai melalui proses interpolasi faktanya tingkat detil serta ketajaman foto-foto yang diambil dengan kamera utama Redmi Note 7 terlihat sangat apik untuk standar kamera ponsel kisaran harga Rp 2-3 Juta-an.
Meski ada kompromi besar di kamera depan yang menurun dibanding Xiaomi Redmi Note 6 Pro pun rasanya sangat bisa diterima karena kompromi tersebut bertujuan menciptakan desain elegan untuk Redmi Note 7.

Singkatnya untuk handphone harga Rp 2-3 Juta-an tak ada pilihan yang lebih baik dibanding Redmi Note 7.

Harga Xiaomi Redmi Note 7 dan Spesifikasi

Cek Harga Disini

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 7

OS MIUI 10 berbasis Android 9.0 (Pie)
Layar 6.3 inches, 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~409 ppi density)
SoC Qualcomm SDM660 Snapdragon 660
GPU Adreno 512
RAM 4
ROM 64 GB
Kamera Utama 48 MP, f/1.8, 1/2″, 0.8µm, PDAF
5 MP, f/2.4, depth sensor
or
12 MP, f/2.2, 1/2.9″, 1.25µm, PDAF
2 MP, f/2.4, depth sensor
Kamera Swafoto 13 MP, f/2.2, 1.25µm
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
Dimensi 159.2 x 75.2 x 8.1 mm
Berat 186 g

Kelebihan:

  • Kamera utama mampu menangkap detil tinggi
  • Layar cerah
  • Desain elegan

Kekurangan:

  • Kamera depan biasa saja

Realme 3 Pro

Bagi Dombort Realme 3 Pro adalah handphone pertama buatan Realme yang pantas dipertimbangkan, memang dibanding Redmi Note 7 masih terlihat inferior namun kemajuan dan perbaikannya dibanding generasi sebelumnya terlihat signifikan.
Dari beberapa ponsel harga 2-3 Jutaan yang pernah didijajal Dombort ponsel ini tercatat memiliki kamera swafoto terbaik. Keunggulan ini cukup bisa mengimbangi kamera utama yang cenderung biasa saja.

Harga Realme 3 Pro dan Spesifikasi

Cek Harga Disini

Spesifikasi Realme 3 Pro

OS ColorOS 6 berbasis Android 9 (Pie)
Layar 6.3 inches, 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~409 ppi density)
SoC Qualcomm SDM710 Snapdragon 710 (10 nm)
GPU Adreno 616
RAM 4/6 GB
ROM 64/128 GB, microSD, up to 256 GB (dedicated slot)
Kamera Utama 16 MP, f/1.7, 1/2.6″, 1.22µm, Dual Pixel PDAF
5 MP, f/2.4, depth sensor
Kamera Swafoto 25 MP, f/2.0, 1/2.8″, 0.8µm
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Ion 4045 mAh battery
Dimensi 156.8 x 74.2 x 8.3 mm
Berat 172 g

Kelebihan:

  • kamera swafoto terbaik di kelasnya
  • Desain modern
  • Performa
  • Layar

Kekurangan:

  • Usia merek masih muda sehingga belum cukup teruji untuk pemakaian jangka panjang

Asus Zenfone Max Pro M2

Melanjutkan sukses pendahulunya Zenfone Max Pro M2 dirilis hanya beberapa bulan setelah Zenfone Max Pro M1.
Masih menawarkan stamina baterai ekstra berkat kapasitas baterai yang besar ponsel harga 3 Jutaan buatan Asus ini memang pantas menjadi salah satu kandidat Handphone Android Terbaik di segmennya.

Dibandingkan Xiaomi Redmi Note 5 satu-satunya kelemahan ponsel ini hanya terletak pada kualitas kamera, jika kamera bukan pertimbangan utama maka Dombort sendiri cenderung menempatkan Asus Zenfone Max Pro M2 ini pada posisi yang lebih tinggi.

Asus Zenfone Max Pro M2

Cek Harga Disini

Spesifikasi Asus Zenfone Max Pro M2

OS ZenUI berbasis Android 8.1 (Oreo)
Layar 6.26 inches, 97.8 cm2 (~82.0% screen-to-body ratio); 1080 x 2280 pixels, 19:9 ratio (~403 ppi density)
SoC Qualcomm SDM660 Snapdragon 660 (14 nm)
GPU Adreno 512
RAM 3/4/6 GB RAM
ROM 32/64, microSD, up to 256 GB (dedicated slot)
Kamera Utama 12 MP, f/1.8, 1/2.9″, 1.25μm, PDAF
5 MP, f/2.4, 1.12µm, depth sensor
Kamera Swafoto 13MP, f/2.0, 1.12µm
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Konektivitas Wi-Fi 802.11 b/g/n, WiFi Direct, hotspot, 5.0, A2DP, LE, microUSB 2.0, USB On-The-Go
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
Dimensi 157.9 x 75.5 x 8.5 mm
Berat 175 g

Kelebihan:

  • Kapasitas baterai besar
  • Desain elegan
  • Performa
  • Layar

Kekurangan:

  • Kamera
  • Belum ada fitur fast charging

Handphone Android Terbaik Rentang Harga 4,5-10 Juta

Asus Zenfone 5Z

Persaingan di rentang harga 5-10 Juta memang tak sesengit kelas di atas atau di bawahnya. Salah satu bintang di kelompok ini tentu saja adalah Asus Zenfone 5Z yang lebih dari pantas berada di posisi pertama daftar handphone Android terbaik rentang harga Rp 4,5-10 Juta.

Lewat penampilan mirip iPhone X, Asus Zenfone 5Z yang ditenagai oleh dapur pacu Snapdragon 845 seolah tak terbendung di pasar Indonesia. Pasalnya kompetitor-kompetitor terdekat seperti OnePlus 6 misalnya tidak secara resmi dijual di sini.

Meski masih menggunakan teknologi LCD namun layar 6.2 inch milik Asus Zenfone 5Z sanggup menampilkan kualitas gambar serta warna yang tajam tanpa terkesan oversaturated.

Kameranya merupakan kamera handphone terbaik yang bisa Anda dapatkan di rentang harga ini dan keberadaan AI terbukti sanggup meningkatkan kualitas foto yang dihasilkan pada kebanyakan kondisi.

HP Android Terbaik

Cek Harga Disini

Spesifikasi Asus Zenfone 5Z

OS ASUS ZenUI 5.0 berbasis Android 8.0 (Oreo)
Layar 6.2 inches, 96.9 cm2 (~83.6% screen-to-body ratio), 1080 x 2246 pixels, 18.7:9 ratio (~402 ppi density)
SoC Qualcomm SDM845 Snapdragon 845
GPU Adreno 630
RAM 6/8 GB RAM
ROM 128/256GB; microSD, up to 400 GB (uses SIM 2 slot)
Kamera Dual: 12 MP (f/1.8, 24mm, 1/2.55″, 1.4µm, PDAF) + 8 MP (f/2.0, 12mm, 1/4″, 1.12µm), gyro EIS, dual-LED (dual tone) flash rear; 8 MP (f/2.0, 24mm, 1/4″, 1.12µm), gyro EIS, 1080p selfie
Konektivitas Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, WiFi Direct, hotspot, Bluetooth v5.0, A2DP, LE, microUSB 2.0, Type-C 1.0 reversible connector
Waterproofing No
Baterai Non-removable Li-Ion 3300 mAh battery
Dimensi 153 x 75.7 x 7.9 mm
Berat 155 g

Kelebihan:

  • Performa
  • Harga
  • Kamera
  • Stamina baterai

Kekurangan:

  • Desain mirip iPhone X
  • Belum menerapkan standar IP68 maupun IP67
  • Tampilan antar muka kurang optimal

Pocophone F1

Jika Anda mencari value for the money maka tak ada yang lebih tepat merepresentasikannya selain Pocophone F1.
Desainnya sama sekali tidak inspirasional, futuristis ataupun elegan. Bahkan menurut Dombort penampilan ponsel ini terlalu biasa.

Walau demikian untuk sebuah ponsel Android yang dijual dengan harga mendekati Rp 5 Juta-an semua yang ada pada Pocophone F1 ini membuat pemiliknya merasa bahwa sejumlah uang yang dibayarkan benar-benar layak.

Mengandalkan SoC Snapdragon 845 kegegasan ponsel yang Dombort pilih menghuni posisi kedua dalam daftar Handphone Android Terbaik untuk rentang harga Rp 4,5-10 Juta ini tak mengecewakan untuk penggunaan harian.

Meski bukan pilihan utama kami jika harus memilih salah satu handphone terbaik untuk PUBG namun Poco F1 masih terhitung sanggup menjalankan game tersebut dengan kondisi layak.

Foto-foto yang dihasilkan oleh kamera ponsel ini juga terbilang cukup memuaskan mempertimbangkan banderol harganya.

Handphone Android Terbaik Value for Money

Cek Harga Disini

Spesifikasi Pocophone F1

OS MIUI 10.2 POCO Android 8.1 (Oreo), upgradable to Android 9.0 (Pie)
Layar IPS LCD 6.18 inches, 1080 x 2246 pixels, 18.7:9 ratio (~403 ppi density)
SoC Qualcomm SDM845 Snapdragon 845 (10 nm)
GPU Adreno 630
RAM 6/8 GB RAM
ROM 64/128 GB
Kamera Utama 12 MP, f/1.9, 1/2.55″, 1.4µm, dual pixel PDAF
5 MP, f/2.0, 1.12µm, depth sensor
Kamera Swafoto 20 MP, f/2.0, 0.9µm
Waterproofing No
Baterai Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
Dimensi 155.5 x 75.3 x 8.8 mm
Berat 182 g

Kelebihan:

  • Best value for money
  • Performa
  • Kamera
  • Daya tahan baterai

Kekurangan:

  • Material plastik
  • Bezel tebal
  • Tidak ada NFC
  • Tampilan antar muka kurang intuitif

Samsung Galaxy A50

Di antara beberapa varian Samsung Galaxy A series keluaran tahun ini Dombort menilai Galaxy A50 dan Galaxy A70 -lah yang paling layak untuk dilirik.

Tak perlu berdebat jika memang Anda bukan penggemar merek Samsung, setiap orang punya preferensi dan pertimbangannya sendiri. Faktanya dengan iming-iming harga sama spek lebih tinggi tak lantas membuat semua orang seketika berpaling ke merek lain dan pecinta merek Samsung Galaxy punya alasannya sendiri.

Dari kedua varian tersebut (Samsung Galaxy A50 dan Galaxy A70) kenapa Dombort sendiri memilih Galaxy A50? Alasannya karena dari sisi dimensi Galaxy A50 lebih terasa nyaman dioperasikan dan dengan perbedaan spesifikasi yang tak terlalu berbeda sudah jelas Galaxy A50 lebih terjangkau ketimbang saudaranya.

Samsung Galaxy A50 sudah menerapkan pemindai sidik jari di layar Super AMOLED -nya seperti yang bisa dilihat pada Galaxy S10 series maupun Galaxy A70. Selain itu dapur pacu Exynos 9610 -nya terasa handal untuk penggunaan harian termasuk kala melakukan multitasking.

Ponsel ini dilengkapi oleh tiga sensor kamera utama yaitu 25 MP + 8 MP + 5 MP, dua yang terakhir masing-masng berfungsi sebagai lensa sudut lebar dan depth sensor.
Dibanderol dengan harga sekitar Rp 4,6 Juta-an Samsung Galaxy A50 (RAM 6 GB/ROM 128 GB) adalah pilihan ideal bagi Anda penggemar setia ponsel Samsung dengan anggaran kurang dari Rp 5 Juta.

Samsung Galaxy A50

Cek Harga Disini

Spesifikasi Samsung Galaxy A50

OS Android 9.0 (Pie)
Layar SUPER AMOLED 6.4 inches, 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~403 ppi density)
SoC Exynos 9610 (10nm)
GPU Mali-G72 MP3
RAM 4/6 GB RAM
ROM 64/128 GB
Kamera Utama 25 MP, f/1.7, 26mm (wide), PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide)
5 MP, f/2.2, depth sensor
Kamera Swafoto 25 MP, f/2.0, 25mm (wide)
Waterproofing IP68
Baterai Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
Dimensi 158.5 x 74.7 x 7.7 mm
Berat 166 g

Kelebihan:

  • Layar tajam
  • Kamera dengan fitur slo-mo
  • Performa kamera dalam pencahayaan ideal
  • Water resistant (IP68)

Kekurangan:

  • Bodi dari plastik berkesan kurang elegan
  • Kamera belum mendukung video 4K

Handphone Android Terbaik Rentang Harga >10 Juta

Samsung Galaxy S10+

Tak sulit sebenarnya menduga bahwa ponsel terbaru keluaran Samsung ini bakal menempati posisi teratas dalam daftar Handphone Terbaik yang kami buat.

Tahun lalu memang kami menempatkan duo Huawei yaitu Huawei P20 Pro dan Huawei Mate 20 Pro di posisi yang lebih tinggi dibanding Galaxy S9+, namun kondisinya berubah ketika pabrikan asal Korea tersebut melepas Galaxy S10+ yang sanggup menghempaskan dua kompetitor dekatnya. Lebih-lebih untuk saat ini Huawei dalam kondisi ketidakpastian.

Samsung Galaxy S10+ sendiri merupakan ponsel Android pertama di Indonesia yang sudah ditenagai oleh SoC Snapdragon 855, SoC besutan Qualcomm tersebut dalam beberapa pengujian memperoleh skor yang hampir setara dengan A12 Bionic milik Apple.

Keunggulan lain dari Samsung Galaxy S10+ yang membuatnya pantas di posisi puncak daftar Handphone Android terbaik adalah fitur kamera dengan konfigurasi tiga lensa di bagian belakang didukung oleh AI serta dua lensa kamera di sisi depan.

Handphone Samsung Galaxy terbaru untuk segmen high-end ini lagi-lagi menawarkan sebuah inovasi yang membuatnya makin tampak istimewa dibanding para kompetitor yaitu layar Infinity O. Layar ini sanggup mengakomodir dua lensa kamera swafoto terintegrasi sekaligus sensor pemindai sidik jari.

Walau pada sisi lain memang lubang lensa yang terdapat layar itu kadang terasa mengganggu saat menjalankan aplikasi tertentu yang memiliki latar belakang warna putih.

Handphone Android Terbaik

Cek Harga Disini

Spesifikasi Samsung Galaxy S10+

OS One UI berbasis Android 9.0 (Pie)
Layar Dynamic AMOLED 6.4 inches, 1440 x 3040 pixels, 19:9 ratio (~522 ppi density)
SoC Exynos 9820
GPU Mali-G76 MP12 – EMEA
RAM 8/12GB RAM
ROM 128/512GB/1 TB, microSD, up to 512 GB
Kamera Utama 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom
16 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide), 1.0µm
Kamera Swafoto 10 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1.22µm, Dual Pixel PDAF
8 MP, f/2.2, 22mm (wide), 1.12µm, depth sensor
Sensor Fingerprint (under display), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, heart rate, SpO2
Waterproofing IP68
Baterai Non-removable Li-Ion 4100 mAh battery
Dimensi 157.6 x 74.1 x 7.8 mm
Berat 175 g

Kelebihan:

  • Layar unik dengan kuailtas sangat baik
  • Sensor ultrasonic bekerja akurat
  • Performa kamera terbaik untuk saat ini
  • Baterai dengan stamina panjang
  • Ada port audio

Kekurangan:

  • Mahal
  • Lubang kamera di layar terlihat mengganggu saat menjalankan aplikasi tertentu

Samsung Galaxy Note 9

Lagi-lagi Samsung sanggup mencuri perhatian kami lewat Galaxy Note 9, walau beberapa tahun lalu mereka sempat terpukul oleh skandal baterai ternyata tak butuh waktu lama bagi produsen asal Korea itu untuk bangkit dan kembali memikat hati konsumen lewat seri Note.

Seperti biasa fitur S-Pen yang jadi ciri khas Galaxy Note masih merupakan key selling point untuk Galaxy Note 9 ini tentu performa S-Pen ini sendiri sudah meningkat jauh dibanding versi awalnya.

Khusus untuk seri terbaru Galaxy Note ini Samsung sudah mengintegrasikan mesin pembelajar (AI) versi terkini yang terbukti sanggup meningkatkan performa kamera.

Fitur lain yang menambah keistimewaan dari Samsung Galaxy Note 9 terletak pada mode DeX seperti pada Galaxy S10 series yang memungkinkan ponsel pintar ini bisa terkoneksi dengan PC tanpa bantuan aksesoris tambahan.

Handphone Android Terbaik 2019

Cek Harga Disini

Spesifikasi Samsung Galaxy Note 9

OS Android 8.1 (Oreo); Android One
Layar 6.4 inches, 103.2 cm2 (~83.4% screen-to-body ratio), 1440 x 2960 pixels, 18.5:9 ratio (~516 ppi density)
SoC Exynos 9810 Octa
GPU Mali-G72 MP18
RAM 6/8 GB RAM
ROM 128/512 GB; microSD, up to 512 GB
Kamera 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, dual pixel PDAF, OIS
12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.4″, 1µm, AF, OIS, 2x optical zoom8 MP, f/1.7, 25mm (wide), 1/3.6″, 1.22µm, AF
Sensor Iris scanner, fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, heart rate, SpO2
Waterproofing IP68
Baterai Non-removable Li-Ion 4000 mAh battery
Dimensi 161.9 x 76.4 x 8.8 mm mm
Berat 201 g

Kelebihan:

  • Layar berukuran besar
  • S-Pen akurat dan responsif yang terkoneksi lewat Bluetooth
  • AI meningkatkan hasil foto
  • Kapasitas penyimpanan besar
  • Mode DeX

Kekurangan:

  • Fitur Bixby belum optimal

Samsung Galaxy S9+

Samsung Galaxy S9+ masih layak menghuni daftar handphone Android terbaik tahun ini, alasannya sederhana karena ia menjawab hampir semua kebutuhan.
Mulai dari desain tahan air (IP68), ketersediaan slot microSD untuk tambahan penyimpanan, serta keberadaan port audio.

Meski layarnya sendiri belum dirancang mampu mengintegrasikan lensa kamera swafoto serta sensor pemindai sidik jari seperti Galaxy S10+ namun layar milik Galaxy S9+ ini masih tercatat sebagai salah satu layar terbaik sampai sekarang.

Seperti biasa harga ponsel Samsung memang relatif tinggi tapi performa, fitur dan kegegasan layanan purna jual yang ditawarkan masih termasuk terbaik di Indonesia di bawah LG.

Samsung Galaxy S9 Plus

Cek Harga Disini

Spesifikasi Samsung Galaxy S9+

OS Android 8.1 (Oreo); One UI
Layar 6.2 inches, 1440 x 2960 pixels, 18.5:9 ratio (~529 ppi density)
SoC Exynos 9810 Octa
GPU Mali-G72 MP18
RAM 8 GB RAM
ROM 64/128/256 GB GB; microSD, up to 512 GB
Kamera Utama 12 MP, f/1.5-2.4, 26mm (wide), 1/2.55″, 1.4µm, Dual Pixel PDAF, OIS
12 MP, f/2.4, 52mm (telephoto), 1/3.6″, 1.0µm, AF, OIS, 2x optical zoom
Kamera Swafoto 8 MP, f/1.7, 25mm (wide), 1/3.6″, 1.22µm, AF
Waterproofing IP68
Baterai Non-removable Li-Ion 3500 mAh battery
Dimensi 158.1 x 73.8 x 8.5 mm
Berat 189 g

Kelebihan:

  • Performa kamera pada kondisi minim cahaya
  • Mode perekaman Super Slo-Mo
  • Kualitas layar
  • Performa
  • Daya tahan baterai

Kekurangan:

  • Bixby belum optimal
  • Fitur Intelligent Scan sudah ketinggalan jaman

Apakah HP Android dan Bagaimana Sejarah OS Android?

Sistem operasi Android pertama kali diperkenalkan di hadapan publik oleh Google pada bulan November 2007, tepatnya tanggal 5 hanya berselang beberapa bulan selepas Apple memperkenalkan iPhone generasi pertama.

Awalnya Google sebagai pemilik sistem operasi itu sendiri belum melihat potensi besar dari sistem operasi yang kemudian menggunakan robot hijau sebagai maskotnya tersebut

Walau demikian sebenarnya versi Beta dari OS Android sudah muncul dalam bentuk emulator beberapa tahun sebelumnya. Konon Android bahkan sudah dikembangkan secara diam-diam sebelum iPhone. Bahkan sebuah sumber kredibel menyebut pula bahwa karena peluncuran iPhone pada tanggal 9 Januari 2007 tersebut menyebabkan Google harus membenahi proyek yang sudah mereka jalani sejak tahun 2005 untuk membuatnya lebih menarik di mata konsumen.

Versi yang kemudian dikenal sebagai Android 1.0 pertama kali berjalan sebagai sistem operasi sebuah ponsel pada bulan September 2008 ketika HTC memperkenalkan HTC Dream yang merupakan handphone Android pertama di dunia. Saat itu tentu saja OS Android jauh lebih sederhana dibanding apa yang kita nikmati hari ini, beberapa fitur bagaimanapun masih diketemukan sampai sekarang.

Penamaan resmi OS Android menurut abjad sendiri diawali oleh Android 1.5 dengan sapaan Cupcake. Diikuti oleh Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich, Jelly Bean, KitKat, Lollipop, Marshmallow dan Nougat yang tak lain adalah versi terkini saat tulisan ini dipublikasikan. Bersamaan dengan kehadiran Android 7.1 Nougat Google melakukan re-branding untuk ponsel buatannya sendiri yang dimaksudkan sebagai tolok ukur bagi handphone Android buatan pihak ketiga lewat merek Pixel.

Jika dijabarkan maka pembahasan mengenai sejarah OS Android sendiri bisa menjadi sangat panjang, namun secara singkat bisa disebut bahwa dalam sejarah tidak ada OS lain yang mengalami evolusi secepat Android bahkan dibanding perkembangan iOS sekalipun.

Kelebihan Android Nougat

Android Nougat mengusung perkembangan atau lompatan istimewa dibanding generasi pendahulunya utamanya di sektor grafis serta sensor.

Selain dukungan untuk Daydream VR ubahan yang langsung dirasakan secara positif oleh pengguna adalah kemampuan aplikasi untuk di resize, sehingga berbagai perangkat yang menggunakan OS ini baik handphone, tablet hingga Android TV kini bisa mengimplementasikan tampilan layar terpisah (split screen) tanpa memerlukan aplikasi pihak ketiga.

Pengambangan tersebut tidak bisa diremehkan pasalnya di masa lalu nyaris tidak ada keuntungan tertentu yang didapat konsumen dari handphone dengan layar lebar selain lebih mudah dibaca. Kini berkat fitur resizeable apps tersebut pengguna yang memiliki handphone dengan layar lebih lebar bisa merasakan peningkatan produktivitas lewat pemisahan layar. Sayangnya untuk saat ini masih banyak pengembang aplikasi yang belum memanfaatkan fitur tersebut.

Android Oreo

Kehadiran Google Oreo sekaligus resmi mengakhiri Google Now yang tergantikan oleh Google Assistant.
Lewat versi Oreo ini pula Google menunjukkan arti penting dari lock sreen, sebab untuk alasan kepraktisan diharapkan pengguna bisa mengakses berbagai notifikasi penting berdasarkan skala prioritas tanpa harus melakukan unlocking.

Pada Android Oreo ini Google juga memperkenalkan apa yang disebut sebagai Project Treble yang pada dasarnya memisahkan kerangka firmware utama dengan firmware pihak vendor ponsel dengan tuuan memudahkan produsen ponsel kala hendak memberikan pembaruan firmware-nya sendiri.

Googple Pie

Garis besar dari pembaruan yang ditawarkan oleh Google Pie ini terlihat pada menghilangnya tiga tombol navigasi yang umum ditemukan di bawah layar handphone Android digantikan oleh Gestural Navigation.
Seakin besarnya keterlibatan AI pada sistem operasi Android juga terlihat jelas di sistem operasi Android terbaru ini.

Kerekatan ekosistem antara OS Android dengan OS Chrome juga semakin kentara yang sekaligus memperkuat rumor bahwa kedepan Google akan menyatukan kedua OS tersebut di bawah nama Andromeda.

Kehadiran handphone Google Pixel sendiri juga tak bisa dipandang sebelah mata, tahun lalu misalnya sudah kentara Google meng-anak emas-kan ponsel buatannya itu dengan fitur eksklusif berupa Google Assistant yang resminya tidak tersedia untuk ponsel merek lain.