Review Xiaomi Redmi Note 7 Indonesia

Xiaomi Redmi Note 7, Untuk Harga Rp 2 Jutaan Tak Perlu Pakai Bimbang

Xiaomi Redmi Note 7 pekan lalu akhirnya resmi dirilis di Indonesia, beberapa retail daring memberi harga promo mulai dari pemangkasan harga (diskon) hingga bebas biaya kirim.
Penerus dari Redmi Note 6 ini menyita perhatian berkat kamera utama dengan sensor 48 MP, meski pada saat yang sama menuai pula kontroversi.

Setelah menjajalnya beberapa saat bagi Dombort sudah langsung jelas bahwa untuk ponsel segmen harga Rp 2 Juta-an Xiaomi Redmi Note 7 bakal jadi jagoannya.
Bukan semata-mata karena kamera 48 MP –nya tapi masih ada beberapa hal lain yang bisa dijadikan alasan.

Kalau diperhatikan Xiaomi tampak mulai menempatkan merek Redmi sebagai sub merek, pada boks kemasan Xiaomi Redmi Note 7 dan bodi ponsel itu sendiri langkah tersebut terlihat jelas.
Sepertinya langkah ini lebih kurang sama seperti yang dilakukan oleh Huawei untuk merek Honor.
Jika benar demikian maka bukan tak mungkin ke depannya bakal muncul ponsel Redmi kelas high-end.

Harga Xiaomi Redmi Note 7 dan Spesifikasi

Cek Harga Disini

Spesifikasi Xiaomi Redmi Note 7

OS MIUI 10 berbasis Android 9.0 (Pie)
Layar 6.3 inches, 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~409 ppi density)
SoC Qualcomm SDM660 Snapdragon 660
GPU Adreno 512
RAM 4
ROM 64 GB
Kamera Utama 48 MP, f/1.8, 1/2″, 0.8µm, PDAF
5 MP, f/2.4, depth sensor
or
12 MP, f/2.2, 1/2.9″, 1.25µm, PDAF
2 MP, f/2.4, depth sensor
Kamera Swafoto 13 MP, f/2.2, 1.25µm
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Po 4000 mAh battery
Dimensi 159.2 x 75.2 x 8.1 mm
Berat 186 g

Xiaomi Redmi Note 7: Redmi Note Paling Ganteng

Meski pada masanya masing-masing Redmi Note relatif unggul dibanding kompetitor berkat banderol harga terjangkau dengan fitur dan spesifikasi menggoda tapi desain atau penampilan selalu jadi kelemahan.

Ternyata kebiasaan ini berubah, penampilan Xiaomi Redmi Note 7 relatif sedap dipandang, elegan dan sejauh ini terbukti yang paling ganteng diantara semua seri Redmi Note yang pernah dibuat.

Alih-alih menggunakan cangkang aluminum kali ini Xiaomi memilih material serat kaca dengan efek warna gradasi di bagian belakang.
Benar bahwa material tersebut relatif mudah dihuni oleh bekas jari, tapi menurut pengalaman Dombort cangkang bodi Xiaomi Redmi Note 7 tak meninggalkan noda jari terlalu banyak.

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Redmi Note 7

Lensa kamera utama yang terletak pada sisi belakang ini sedikit menonjol sehingga ponsel tak bisa diletakkan secara rata pada permukaan meja.

Layar dan cangkang bodi Redmi Note 7 dilapis oleh Corning Gorilla Glass 5 demi meminimalisir munculnya goresan, namun desainnya sendiri belum menerapkan standar IP67 atau IP68.
Beberapa bakal melihatnya sebagai kekurangan, tapi untuk standar ponsel harga 2 Juta-an masa kini Dombort sendiri menilainya lumrah.

Redmi Note 7 masih menerapkan poni di atas layar untuk mengkomodir lensa kamera swafoto, tapi dibanding Redmi Note 6 Pro ukuran poni-nya sendiri terlihat lebih kecil dan lebih baik dari sisi estetika.

Kelebihan dan Kekurangan Xiaomi Redmi Note 7

Rangka di tepi layar masih terlihat sedikit tebal, tapi sekali lagi untuk standar harga 2 Juta-an Dombort takkan mempermasalahkannya.

Secara keseluruhan penampilan Redmi Note 7 ini termasuk ganteng dan keren untuk standar ponsel harga ini.
Pada saat peluncuran Xiaomi Redmi Note 7 memang pihak Xiaomi menjelaskan bahwa terhitung mulai Redmi Note 7 semua ponsel terbaru merek Xiaomi akan tampil dengan desain elegan serta material premium baik untuk segmen low-end hingga high-end.

Layar Xiaomi Redmi Note 7 Masih Pakai Teknologi IPS LCD

Tak seperti desainnya yang mengalami ubahan serius ternyata untuk urusan layar pada ponsel seharga ini Xiaomi masih merasa teknologi IPS LCD sudah cukup.

Tapi tak perlu kecewa sebab kualitas layar 6.3 inch dengan resolusi 1080 x 2340 Xiaomi Redmi Note 7 tetap memuaskan.
Tingkat kecerahannya termasuk tinggi untuk ukuran ponsel kelas menengah yaitu 540 nits sehingga bisa terbaca baik di luar ruangan.

Reproduksi warnanya juga sangat baik, Dombort sendiri menyukai setting temperatur warna “Warm gamma”.
Soal akurasi warna, layar Xiaomi Redmi Note 7 tak kalah-kalah amat dari ponsel dengan harga empat kali lipatnya.

Kali ini Dombort akan mencoba memberi bahasan ekstra terkait layar Redmi Note 7 yang meski jarang dibahas, jarang diperhatikan tapi cukup penting.

Salah satunya adalah screen flickering.
Poin ini kerap diabaikan, bahkan hampir semua produsen ponsel tak mencantumkan dalam spesifikasi. Padahal pada frekuensi terlalu rendah untuk orang-orang tertentu dengan mata sensitif bisa menimbulkan gejala pusing.

Layar Xiaomi Redmi Note 7 sendiri mulai menunjukkan gejala berkedip pada tingkat kecerahan layar 18% ke bawah dengan frekuensi 2336 Hz.
Karena nilai frekuensi itu termasuk tinggi maka pada pengguna dengan tingkat sensitivitas tinggi sekalipun takkan berdampak.

Hal lain terkait layar yang penting saat menjalankan game adalah display response times.
Display response times menentukan seberapa cepat layar mampu menampilkan warna dari satu warna ke lainnya. Jika nilainya terlalu lambat maka akan memunculkan efek berbayang, kondisi ini bakal kentara jelas ketika menjalankan game 3D.

Untuk waktu respon warna hitam ke putih tercatat waktu 26, 4 milidetik yang artinya kelewat lambat untuk menjalankan game.
Sementara respon dari 50% abu-abu ke 80% abu-abu memerlukan waktu 60 milidetik, lagi-lagi menunjukkan bahwa layar Xiaomi Redmi Note 7 bukanlah pilihan ideal bagi penggemar game.

Pada sisi lain viewing angles yang luas, warna tajam serta tingkat kecerahan tinggi menjadikan layar Xiaomi Redmi Note 7 ideal digunakan memutar konten video.

Kualitas Layar Xiaomi Redmi Note 7

Mengenali Kegegasan Xiaomi Redmi Note 7

SoC Snapdragon 660 yang digunakan oleh ponsel ini sudah berumur lebih kurang satu tahun, hampir semua ponsel kelas menengah menggunakan dapur pacu ini.

Dari sisi performa sebenarnya Snapdragon 660 bisa disetarakan dengan Snapdragon 821 yang pada tahun 2016 banyak digunakan oleh ponsel-ponsel kelas high-end.
Bedanya jika Snapdragon 821 menggunakan GPU Adreno 530 maka untuk Snapdragon 660 hanya ditemani oleh GPU 512 yang lebih rendah.

Untuk penggunaan harian kegegasan ponsel ini sama sekali tak mengecewakan, sangat responsif pada proses transisi antar aplikasi serta jeda waktu loading tiap aplikasi terbilang cepat.

Hal yang di luar dugaan kami muncul kala dicoba menjalankan game ber-genre balap, dalam prosesnya tidak ada masalah dengan proses rendering.
Tampaknya kondisi ini bisa tercapai berkat keberadaan aplikasi bawaan ”Game Speed Booster” yang senantiasa memprioritaskan game dan menjaga frekuensi clock rate pada nilai tertinggi.

”Game Speed Booster” sendiri berfungsi sebagai game launcher dimana dia secara otomatis mengenali game-game yang ter-install.
Selain mengoptimalkan game, aplikasi ini juga memberikan beberapa opsi pilihan misalnya meminimalisasi interupsi yang muncul selama permainan berlangsung, mematikan notifikasi, serta menerima dan meneruskan panggilan ke mode hands-free.

Gejala panas secara berlebihan juga tidak kami temukan selama menjalankan game dengan Redmi Note 7.
Suhu tertinggi yaitu 34 Derajat Celcius hanya muncul selama pengujian baterai menggunakan GFX, dan kondisi ini sangatlah wajar.

Kualitas Kamera Xiaomi Redmi Note 7

Xiaomi Redmi Note 7 dikampanyekan sebagai ponsel untuk fotografi, positioning ini didukung dengan penempatan sensor 48 MP untuk kamera utama.
Meski tidak salah namun perlu diketahui bahwa Xiaomi menggunakan modul sensor Samsung GM1 dimana nilai resolusi 48 MP sendiri didapat lewat proses interpolasi sebagaimana pernah Dombort jelaskan pada artikel terdahulu.

Meski menuai kontroversi karena sebagian orang berpendapat bahwa kamera utama Xiaomi Redmi Note 7 tidak murni menawarkan resolusi 48 MP tapi bukan berarti Anda harus mengurungkan niat membeli Xiaomi Redmi Note 7.

Alasannya;
Pertama-tama foto yang dihasilkan benar-benar memiliki resolusi 48 MP, caranya pilih mode manual lalu tekan tombol “48”.
Meski demikian pada pengambilan foto di siang hari Anda takkan melihat perbedaan kualitas foto antara menggunakan resolusi default yaitu 12 MP dengan 48 MP melalui interpolasi, kecuali dicetak pada ukuran besar tentu saja.

Sensor Kamera 48 MP Xiaomi Redmi Note 7

Perbedaan antara resolusi 48 MP dengan 12 MP baru terlihat di malam hari dimana foto dengan resolusi 48 MP tersebut mampu menampilkan tingkat detil yang lebih tinggi.

Pada pengambilan foto luar ruangan di siang hari dimana kondisi pencahayaannya ideal kamera Redmi Note 7 mampu menampilkan kualitas foto yang baik dari sisi detil maupun ketajaman. Dynamic range -nya pun termasuk lebar.
Ketika digunakan di dalam ruangan atau malam hari mulai terlihat penurunan detil, namun untuk standar kamera handphone Rp 2 Juta-an masih terbilang istimewa.

AI –nya juga bekerja akurat dalam menentukan scene untuk masing-masing kondisi. Kinerja autofocus cepat serta akurat.

Hasil Foto Makro dengan Kamera Xiaomi Redmi Note 7

Untuk mengabadikan foto kami menilai Redmi Note 7 adalah pilihan terbaik di kelasnya. Pada sisi lain tak ada keistimewaan kala digunakan merekam video.

Video direkam dengan resolusi 1920 x 1080 pixels (Full HD) pada 30 atau 60 fps, dan meski pada mode perekaman video ini sudah dilengkapi fitur electronic stabilization terus terang kinerjanya tak terasa cukup baik.

Beralih ke kamera swafoto (depan) pada poni di atas layar ditempatkan lensa 13 MP dengan dukungan AI. Tak banyak yang bisa diapresiasi dari kamera ini karena selain fitur-fitur yang umum ada di kamera swafoto terus terang memang tak ada keistimewaan dari kamera depan ponsel ini.

Dibandingkan Xiaomi Redmi Note 6 Pro memang ada penurunan untuk kamera depan, tampaknya kondisi ini merupakan akibat dari ukuran poni yang mengecil demi memberi penampilan lebih elegan.

Bagi Anda yang gemar menggunakan aplikasi “Google Cameras” bisa juga melakukan instalasi file APK di Redmi Note 7.

Foto Hasil Kamera Redmi Note 7 dengan Aplikasi Bawaan
Hasil Foto dengan Aplikasi Bawaan
Foto Hasil Kamera Redmi Note 7 dengan Google Cameras
Hasil Foto dengan Google Cameras

Panggilan

Redmi Note 7 menggunakan slot hybrid yang artinya Anda harus memilih antara menggunakan dua kartu SIM tanpa keping microSD atau satu keping microSD dan satu kartu SIM.
Kedua slot kartu SIM sendiri mendukung jaringan 4G dan VoLTE.

Aplikasi untuk melakukan panggilan sendiri terlihat komplet dengan fitur perekaman panggilan yang bisa diatur secara otomatis serta aplikasi pencatat jika Anda perlu membuat catatan selama pembicaraan berlangsung.

Stamina Baterai Xiaomi Redmi Note 7

Baterai dengan kapasitas 4000 mAh yang ditanamkan pada Redmi Note 7 mampu bertahan selama 9 jam untuk pengujian screen on time.
Sedangkan untuk penggunaan harian normal ala Dombort bisa bertahan selama sehari, terkadang lebih sedikit.

Salah satu keunggulan Redmi Note 7 dibanding pendahulunya adalah sudah diaplikasikannya port USB tipe C dengan dukungan Quick Charge 4, sayang pengisi daya bawaannya bukan pengisi daya Quick Charge 4.
Dengan menggunakan pengisi daya bawaan diperlukan waktu 2 jam 10 menit untuk pengisian ulang dari 0-100%.

Rekomendasi Dombort Untuk Redmi Note 7: Layak Beli atau Tidak?

Jadi layak beli atau tidakkah Xiaomi Redmi Note 7? Apakah Dombort akan merekomendasikannya?
Jawabannya jelas “YA”.

Alasannya cukup jelas bahwa diantara handphone Android harga 2 Jutaan yang beredar resmi di Indonesia Redmi Note 7 adalah pilihan terbaik.

Benar bahwa kamera 48 MP –nya tak murni 48 MP karena hasil tersebut dicapai melalui proses manipulasi perangkat lunak.
Tapi kualitas foto yang dihasilkan tergolong istimewa untuk standar ponsel sekelas ini, jadi kenapa harus dipermasalahkan?

Dari sisi penampilan, material yang digunakan serta build quality ponsel ini bukan hanya melampaui kompetitor sekelas tapi juga menawarkan peningkatan signifikan dibandingkan Xiaomi Redmi Note 5 dan Redmi Note 6 Pro.
Meski pada sisi lain kamera depan harus dikorbankan.

Kegegasannya sangat baik untuk penggunaan harian, bahkan menjalankan game juga ia masih tergolong handal.
Respon layar kala digunakan menjalankan game memang lambat, tapi sekali lagi kondisi ini sangat normal untuk ponsel kelas 2 Jutaan.

Terakhir, stamina baterai 4000 mAh –nya termasuk baik bahkan dalam penggunaan normal ala Dombort mampu bertahan setidaknya satu hari penuh.
Memang pengisi daya (charger) bawaannya tak memanfaatkan dukungan Quick Charge 4 yang dimiliki oleh ponsel ini, tapi untuk kesekian kalinya kompromi ini bisa diterima mempetimbangkan banderol harga Xiaomi Redmi Note 7 sendiri.

Kecuali Anda sangat butuh fitur NFC maka tak ada alasan mengabaikan ponsel ini.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Xiaomi Redmi Note 7
Author Rating
41star1star1star1stargray