Perbandingan Snapdragon 675 vs. Snapdragon 710

Perbandingan Snapdragon 675 vs. Snapdragon 710

Perbandingan Snapdragon 675 vs. Snapdragon 710 menjadi topik pilihan Dombort kali ini karena kedua SoC tersebut saat ini paling banyak digunakan pada ponsel kelas menengah.
Sesuai namanya Snapdragon 675 merupakan pengembangan terbaru dari seri 600 sementara Snapdragon 710 adalah chipset termutakhir dari seri 700.

Snapdragon 675 saat ini digunakan di beberapa ponsel kelas menengah salah satunya adalah Vivo V15 Pro, namun tak sedikit pula ponsel kelas menengah yang pilih menggunakan Snapdragon 710 seperti misalnya Oppo R17 Pro.

Kedua SoC ini oleh Qualcomm memang sama-sama diperuntukkan bagi ponsel kelas menengah, tapi kenapa harus ada dua pilihan? Bagaimana perbandingan Snapdragon 675 vs. Snapdragon 710?

Snapdragon 675 sendiri merupakan penerus dari Snapdragon 660 yang tahun lalu terbukti cukup tangguh dan jamak digunakan oleh hampir semua ponsel kelas menengah.
Dibandingkan pendahulunya ada beberapa peningkatan performa pada Snapdragon 675 meliputi peningkatan kemampuan fotografi, kemampuan menangani game, kecepatan LTE yang lebih baik serta efisiensi lebih baik pula dalam penggunaan sumber daya baterai.

Pada sisi lain Snapdragon 710 merupakan SoC pertama dari seri 700. Seri 700 merupakan SoC yang dibangun dengan proses 10 nm dalam upaya menghasilkan chipset dengan kemampuan baik untuk kelas menengah tanpa menghasilkan tingkat panas berlebih.

Untuk lebih mudahnya silakan menyimak terlebih dahulu tabel perbandingan Snapdragon 675 vs. Snapdragon 710 berikut ini:

SoC Snapdragon 710 Snapdragon 675
Manufacturing Process 10nm 11nm
Architecture 64-bit 64-bit
CPU 8x Kryo 360 CPU up to 2.2 GHz 8x Kryo 460 CPU up to 2.0 GHz
GPU Adreno 616 Adreno 612
RAM LPDDR4x LPDDR4x
Display Support Quad HD+, HDR10, 3360×1440 FHD+, 2520×1080
Camera Up to 25MP or 16+16MP Up to 25MP or 16+16MP
Charging Qualcomm Quick Charge 4+ Qualcomm Quick Charge 4+

Perbandingan Performa Snapdragon 675 vs Snapdragon 710

Snapdragon 675 merupakan seri 600 pertama yang menggunakan CPU Kyro 460 dan GPU Adreno 612.
Sementara itu Snapdragon 710 yang dibangun dengan proses 10 nm menggunakan CPU Kyro 360 dengan GPU Adreno 616.

Dari deskripsi di atas sudah bisa ditebak bahwa dari sisi performa Snapdragon 675 memang lebih unggul karena CPU Kyro 460 sendiri mampu bekerja lebih optimal jika dibandingkan Kyro 360 yang digunakan oleh Snapdragon 710.

Tapi yang tak boleh pula dilupakan bahwa sementara Snapdragon 710 dibanngun dengan proses 10 nm pada sisi lain Snapdragon 675 menggunakan proses 11 nm. Akibatnya panas yang dihasilkan pun cenderung lebih tinggi.

Itulah mengapa ponsel-ponsel yang mengandalkan Snapdragon 675 sebagai jantung performa cenderung lebih cepat panas dibandingkan ponsel yang menggunakan Snapdragon 710.

Kecepatan Konektivitas Snapdragon 675 vs. Snapdragon 710

Soal performa atau kegegasan memang Snapdragon 675 unggul dibanding 710, tapi soal konektivitas beda cerita.

Alasannya Snapdragon 675 menggunakan modem LTE X12 yang secara teoritis menawarkan kecepatan unggah hingga 150 Mbps dan kecepatan unduh hingga 600 Mbps.
Sedangkan Snapdragon 710 sudah menggunakan modem LTE X15 yang sanggup mendukung kecepatan unggah hingga 150 Mbps dan kecepatan unduh 800 Mbps.

Di luar itu keduanya sama-sama menawarkan dukungan dual SIM dan dual VoLTE.

Dukungan Kamera

Snapdragon 610 menawarkan dukungan kamera yang lebih luas, produsen ponsel yang menggunakan SoC ini bisa memilih antara menggunakan lensa tunggal dengan sensor hingga 25 MP atau lensa ganda masing-masing dengan sensor 16 MP.

Sedangkan untuk ponsel yang menggunakan Snapdragon 710 produsen diberikan pilihan antara lensa tunggal bersensor 25 MP atau lensa ganda dengan sensor masing-masing hingga 13 MP.

Baik Snapdragon 675 maupun Snapdragon 710 sama-sama dilengkapi dua ISP (Image Sensor Processors) Spectra 250 berikut fitur Optical Zoom, Hybrid autofocus dan real-time bokeh.

Untuk perekaman video keduanya juga berimbang karena sama-sama menawarkan dukungan perekaman hingga 4K UltraHD pada 30 fps dan hingga 1080p pada 120 fps.
Keduanya juga sanggup mendukung pemutaran video hingga 4K UltraHD.

Dukungan Layar

Kembali soal dukungan terhadap layar ponsel dengan Snapdragon 710 mengungguli ponsel yang menggunakan Snapdragon 675 sebab jika 710 sudah mendukung tingkat resolusi hingga Quad HD+ (3360 x 1440 pixels) maka untuk ponsel yang menggunakan Snapdragon 675 hanya terbatas resolusi FHD+ (2520 x 1080 pixels).

Namun baik Snapdragon 675 maupun 710 sama-sama mendukung rasio terkini yaitu 19:9 ataupun 19,5:9.

AI

Sudah sangat jelas makin besarnya peran AI di berbagai aspek kehidupan termasuk ponsel meski kebanyakan masih sebatas optimalisasi fitur kamera.
Bagaimanapun Anda tak perlu risau memilih antara ponsel yang menggunakan Snapdragon 675 ataupun Snapdragon 710 dalam urusan AI mengingat bahwa keduanya sama-sama sudah mendukung Qualcomm Ai Engine yang menjanjikan kemulusan dan performa 50% lebih baik dalam mendukung AI dibanding SoC generasi sebelumnya.

Quick Charge

Baik Snapdragon 675 maupun Snapdragon 710 juga sama-sama sudah mendukung fitur isi daya cepat Quick Charge 4+ yang menjanjikan bahwa pengisian ulang (recharging) daya baterai selam 5 menit saja sudah cukup membuat baterai ponsel bersangkutan bertahan selama lima jam.

Kesimpulan Hasil Perbandingan Snapdragon 675 vs. Snapdragon 710

SoC Snapdragon 675 Snapdragon 710
Performa V X
Dukungan Layar X V
Kecepatan Konektivitas X V
Dukungan Kamera V V
AI V V
Quick Charge 4+ V V

Jika menilik uraian di atas cukup jelas bahwa Snapdragon 675 yang dibangun dengan proses 11 nm menawarkan kegegasan lebih baik dibanding Snapdragon 710, namun pada sisi lain ponsel dengan SoC tersebut juga relatif mengalami peningkatan panas lebih tinggi dan lebih cepat pula.

Karenanya secara keseluruhan Snapdragon 710 sebenarnya merupakan paket yang lebih komplet meski kegegasannya sedikit di bawah Snapdragon 675.