Samsung Galaxy M20 Kelebihan dan Kekurangan

Samsung Galaxy M20 – Akhirnya Ada Ponsel Samsung Harga 2 Juta-an yang (cukup) Layak Dibeli

Samsung Galaxy M20 bisa jadi merupakan titik awal kesungguhan pabrikan asal Korea itu untuk meracik ponsel kelas menengah yang memang layak dibeli. Sebelum kehadirannya Samsung selalu habis-habisan ketika merancang ponsel kelas flagship namun terkesan asal bahkan pelit untuk segmen di bawahnya.

Ancaman Xiaomi, Nokia dan Realme yang makin serius di segmen menengah mungkin pada akhirnya menggelitik Samsung untuk berbenah dan hadirlah Samsung Galaxy M20.
Seperti apakah jagoan baru Samsung di segmen harga 2 Jutaan ini? Berikut reviewnya.

Samsung Galaxy M20 dan Spesifikasi

Cek Harga Disini

Spesifikasi Samsung Galaxy M20

OS Experience 9.5 berbasis Android 8.1 (Oreo)
Layar 6.3 inches, 1080 x 2340 pixels, 19.5:9 ratio (~409 ppi density)
SoC Exynos 7904 (14 nm)
GPU Mali-G71 MP2
RAM 4 GB
ROM 64 GB, microSD, up to 512 GB (dedicated slot)
Kamera Utama 13 MP, f/1.9, 1/3.1″, 1.12µm, PDAF
5 MP, f/2.2, 12mm (ultrawide)/td>
Kamera Swafoto 8 MP, f/2.0, 25mm (wide)
Sensor Fingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
Dimensi 156.4 x 74.5 x 8.8 mm
Berat 186 g

Desain Penampilan Samsung Galaxy M20

Menilik dari sisi penampilan atau desainnya saja sudah kentara kalau kali ini Samsung tidak begitu saja mempertahankan desain lawas untuk ponsel kelas menengahnya seperti kebiasaan mereka sebelumnya.

Memang untuk Galaxy M20 ini sang produsen masih menggunakan material plastik polycarbonate yang finishing -nya juga tak semewah dan sebaik Redmi Note 7 tapi secara keseluruhan penampilan Galaxy M20 terlihat lebih modern dibanding ponsel Samsung kelas menengah yang sudah-sudah.

Kerangkanya yang juga terbuat dari plastik terlihat dibuat sedikit menonjol keluar, meski kesannya jadi agak usang tapi Dombort justru mengapresiasi karena desain yang demikian lumayan melindungi layar jika ponsel terjatuh.

Bentang layar yang cukup lebar yaitu 6.3 inch membuat pengguna perlu waktu menyesuaikan diri, pada awal pemakaian biasanya secara tak sengaja jari akan memencet salah satu icon aplikasi.

Untuk segmen menengah Samsung Galaxy M20 juga merupakan salah satu ponsel kelas menengah pertama buatan Samsung yang mengadopsi poni berukuran kecil di atas layar untuk menempatkan lensa kamera swafoto.

Pada bagian belakang selain sensor pemindai sidik jari terlihat pula dua lensa kamera utama yang terletak di kiri atas.

Review Samsung Galaxy M20 Indonesia

Melihat dari material yang digunakan sudah pasti bahwa selain rentan kotor oleh jejak jari tangan selama penggunaan, bagian belakang ponsel ini juga rentan tergores.
Karena itu lebih baik menggunakan protective case sedini mungkin ketimbang menyesal kemudian.

Bukan Layar AMOLED

Dahulu bahkan untuk Samsung Galaxy seri J pun sang produsen sudah menggunakan panel layar dengan terknologi AMOLED, tapi kini kondisinya tidak lagi sama.

Untuk Samsung Galaxy M20 ini Samsung menggunakan layar berteknologi PLS.
PLS pada dasarnya adalah IPS biasa namun sedikit dipoles untuk membedakan dari ponsel buatan produsen lain.

Memang saturasi warnanya tak sebaik layar AMOLED tapi bukan berarti kualitas layar PLS pada Samsung Galaxy M20 ini mengecewakan.
Baik tingkat kecerahan maupun reproduksi warnanya termasuk baik, sama sekali tak kalah jika dibandingkan kompetitor sekelas.

Layar Samsung Galaxy M20 Indonesia

Malahan sudut pandang (viewing angles) ponsel ini sangat luas hingga dilihat dari berbagai sisi ekstrem pun warnanya tak lantas terlihat luntur/kurang tajam.
Meski tingkat kontrasnya terlihat berkurang pada posisi-posisi tersebut.

Untuk tingkat kecerahan layar PLS ini bisa terbaca dengan jelas di luar ruangan, selama tak terpapar sinar matahari secara langsung maka Anda takkan mengalami kendala menggunakannya di luar ruangan.

Layar ini juga sudah dilengkapi fitur auto brightness yang sanggup menyesuaikan diri dengan cahaya sekitar, namun kinerjanya tidak cukup responsif sehingga butuh sedikit kesabaran untuk membiarkan fitur itu bekerja.

Bagi Anda yang masih anti poni sampai hari ini Samsung Galaxy M20 memberikan opsi untuk menghilangkan poni.
Tapi menurut pendapat subjektif Dombort justru menjadi tidak simetris, sebab pada kondisi tersebut batas layar bagian bawah terlihat bersudut lengkung sementara bagian atasnya datar.

Terakhir soal layar, oleh karena tidak menggunakan layar AMOLED maka fitur Always on display pun turut tiada pada ponsel ini.

Kecepatan layar merespon perubahan warna dari hitam ke putih memerlukan waktu 25,2 milidetik sementara untuk perubahan kepekatan warna abu-abu dari 50% ke 80% memerlukan 53,6 milidetik. Catatan waktu tersebut menunjukkan bahwa layar Samsung Galaxy M20 tidak ideal digunakan menjalankan game, gejala membayang akan kerap muncul selama permainan.

Performa Samsung Galaxy M20

Untuk Galaxy M20 ini sang produsen mempercayakan performanya pada SoC buatan sendiri yaitu Exynos 7904 yang memiliki delapan inti yaitu dua Cortex A73 pada kecepatan 1.8 GHz dan bertanggung jawab untuk menangani aplikasi yang menuntut performa tinggi.
Kemudian terdapat pula enam Cortex A53 pada kecepatan 1.6 GHz yang memfokuskan pada efisiensi.

Sejujurnya Exynos 7904 bukan lawan sepadan dibanding Snapdragon 675 atau Snapdragon 710 buatan Qualcomm yang banyak diketemukan pada ponsel kelas menengah merek lain.

Dua SoC besutan Qualcomm tersebut menawarkan performa lebih baik ketimbang Exynos.
Bahkan Snapdragon 632 seperti yang digunakan oleh Redmi 7 pun masih memiliki performa sedikit lebih baik jika dibanding Exynos 7904 milik Samsung.

Dari sisi performa saja tak ada peningkatan antara Exynos 7904 dibanding pendahulunya yaitu Exynos 7885, perbedaannya Exynos 7904 ini mampu mendukung tiga sensor kamera utama dalam satu ponsel.
Tapi mengingat bahwa Samsung Galaxy M20 sendiri hanya memiliki dua sensor kamera utama maka sebenarnya tak ada keunggulan tertentu yang didapat dari Exynos 7904 ini.

Meski demikian untuk penggunaan harian Galaxy M20 masih terbilang cukup gesit, tapi manakala terlalu banyak aplikasi dibiarkan terbuka barulah minimnya tenaga pada ponsel ini mulai kentara.

Minimnya tenaga pada Exynos 7904 yang menjadi dapur pacu Samsung Galaxy M20 juga terasa kala beralih dari lensa kamera lebar ke lensa normal pada kamera utama.
Proses peralihan tersebut memunculkan jeda beberapa detik.

Bagi penggemar game rasanya ponsel ini bukan pilihan tepat sebab untuk menjalankan “PUBG Mobile” dan “Asphalt 9” saja terlihat begitu kepayahan meski masih tetap bisa berjalan.

Performa dan Kualitas Kamera Samsung Galaxy M20

Samsung Galaxy M20 dilengkapi dengan dua lensa pada kamera utama masing-masing adalah lensa sudut lebar normal dan lensa ultra lebar.

Dibanding ponsel berlensa ganda lain yang umumnya lensa kedua hanya dimaksudkan untuk mencipta efek bokeh rasanya Galaxy M20 lebih unggul dalam hal ini.

Pada kondisi pencahayaan ideal lensa utama pada kamera utama ponsel ini sanggup menangkap tingkat detil yang tinggi dengan reproduksi warna yang alamiah.
Dynamic range -nya juga terlihat lebih baik dibanding kamera ponsel sekelas ini.

Foto Hasil Kamera Samsung Galaxy M20

Review Kamera Samsung Galaxy M20 Indonesia

Foto Hasil Kamera Samsung Galaxy M20 Indonesia

Sayang sekali ada cukup banyak kekurangan kala digunakan di dalam ruangan atau malam hari. Bukan saja tingkat detil menurun dan noise meningkat namun autofocus -nya kerap tidak akurat bahkan terkadang tak berfungsi sama sekali.

Meski tanpa lensa khusus yang menciptakan efek bokeh namun bukan berarti Anda tak bisa mengabadikan foto dengan efek tersebut.
Efek bokeh pada ponsel ini hanya bekerja pada subjek manusia, selain itu pemisahan subjek utama dengan latar belakang juga tak terlihat cukup baik.

Secara keseluruhan Dombort sendiri lebih menyukai kamera Redmi Note 7 ketimbang Galaxy M20 ini.

Sementara itu lensa kedua pada kamera utama dengan sensor 5 MP menawarkan pandangan 120 Derajat, fitur ini sangat langka ditemukan pada ponsel seharga Rp 2 Juta-an.

Tapi jangan berharap terlalu banyak untuk kualitasnya sebab seringkali foto-foto yang dihasillkan tampak terlalu gelap dan tingkat detilnya juga terlihat rendah.

Untuk objek yang dekat kadang juga mengalami distorsi, namun Samsung sudah menyertakan fitur “Shape Correction” untuk mengatasi kondisi tersebut.

Mengingat bahwa sensornya hanya sebatas 5 MP maka mode lensa lebar ini sekedar bisa digunakan di luar ruangan, itupun dengan catatan pencahayaannya ideal atau cerah.

Beralih ke kamera depan atau kamera swafoto kondisinya lebih kurang sama. Pada penggunaan luar ruangan mampu menangkap detil yang baik namun di dalam ruangan kualitasnya merosot cukup drastis.

Stamina Baterai

Dijejali dengan baterai berkapasitas besar yaitu 5.000 mAh Samsung Galaxy M20 sanggup bertahan selama dua hari untuk penggunaan normal ala Dombort. Sementara screen on time -nya tercatat 6 jam dengan kondisi GPS turut menyala.

Apakah Samsung Galaxy M20 Layak Beli?

Layak beli atau tidak jelas sangat relatif sebab jika Anda memang cinta mati pada merek Samsung ya sudah pasti Samsung Galaxy M20 layak beli karena sebelumnya tidak ada ponsel keluaran Samsung di rentang harga Rp 2 Juta-an yang sebaik Galaxy M20 ini.

Tapi kalau Anda tak loyal pada merek tertentu terus terang Redmi Note 7 tetap pilihan terbaik di rentang harga ini. Konon Realme 3 dan Nokia 4.2 pun pantas dipertimbangkan, tapi sampai artikel ini dipublikasikan Dombort belum berkesempatan menjajal keduanya hingga tak berani menjadikan sebagai pembanding.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Samsung Galaxy M20
Author Rating
31star1star1stargraygray