Kelebihan dan Kekurangan Poco X2

Poco X2 Penyimpangan Genetik yang Tetap Menarik

Hampir dua tahun silam Dombort pernah menempatkan Poco F1 sebagai “Best Value for the Money Smartphone” terlepas dari desainnya yang kelewat sederhana.
18 bulan berikutnya Poco sama sekali tak melepas ponsel lain meski produk pertamanya laris manis. Baru sekarang akhirnya sub merk Xiaomi tersebut memperkenalkan produk kedua dalam wujud Poco X2.

Entah dimaksudkan sebagai penerus Poco F1 atau bukan yang jelas Poco X2 berkesan sama sekali berbeda dari ponsel Poco sebelumnya. Dibanderol dengan perkiraan harga setara Realme XT ternyata ponsel terbaru Poco ini tak lain merupakan hasil rebranding dari Xiaomi K30. Maka tak heran jika tak tampak ada kesamaan genetik antara Poco F1 dengan Poco X2 ini.

Poco X2 dan Spesifikasi

Cek Harga Disini

Spesifikasi Poco X2

OS MIUI 11 berbasis Android 10
Layar 6.67 inches, 1080 x 2400 pixels, 20:9 ratio (~386 ppi density), 120 Hz
SoC Qualcomm SDM730 Snapdragon 730G (8 nm)
GPU Adreno 618
RAM 6/8 GB
ROM 6/128/256 GB
Kamera Utama 64 MP, f/1.9, 26mm (wide), 1/1.7″, 0.8µm, PDAF
8 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1/4.0″, 1.12µm
2 MP, f/2.4, (macro), 1/5.0″, 1.75µm
2 MP, f/2.4, 1/5.0″, 1.75µm, depth sensor
Kamera Swafoto 20 MP, f/2.2, 27mm (wide), 1/3.4″, 0.8µm
2 MP, f/2.4, 1/5″, 1.75µm, depth sensor
Sensor Fingerprint (side-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Po 4500 mAh battery
Dimensi 165.3 x 76.6 x 8.8 mm
Berat 208 g

Desain dan Layar Poco X2

Sekalipun pada bagian belakang Anda bakal menemukan kalimat: “designed by Poco” tapi kemiripannya dengan Xiaomi terlalu kental.

Pada bagian belakang ini pula Anda bakal menemukan tata letak kamera yang tidak lumrah. Beberapa bakal menyebutnya terlalu berani, beberapa akan mengagguminya sementara Dombort menjulukinya eksentrik.

Tata Letak Kamera Poco X2

Tengok saja penempatan lampu kilat yang diposisikan di bawah lensa kamera.
Lingkaran yang mengelilingi lensa kamera utama sendiri terlihat ekstrem, pihak produsen juga memberi sentuhan reflektif seolah memberi peluang bagi pengguna melakukan swafoto dengan kamera utama ini.

Beralih ke bagian depan terlihat Poco X2 menempatkan lensa kamera swafoto di ujung kiri atas layar mirip implementasi yang dipilih oleh Samsung Galaxy S10+.
Sekali lagi pilihan desain yang serba ekstrem ini menunjukkan makin jelasnya perbedaan genetika antara Poco X2 dengan Poco F1.

Lensa Kamera Depan Poco X2

Keunggulan sesungguhnya dari Poco X2 menurut pendapat Dombort terletak pada kualiltas layar 6.67 inch dengan resolusi setara FHD+ miliknya.

Memang bukan layar AMOLED dan tingkat resolusinya pun tidak istimewa tapi kalau ditelusur lebih dalam ternyata layar ini sudah menawarkan refresh rate 120 Hz. Tentu saja fakta tersebut langka diketemukan pada sebuah ponsel kelas menengah seperti ini.

Kelebihan langsung yang bisa dirasakan dari sebuah layar dengan tingkat refresh rate setinggi itu adalah kemulusan baik kala menggulung layar maupun membaca teks.

Tapi rupa-rupanya tampilan antar muka MIUI 11 sendiri belum sepenuhnya dioptimalisasi untuk mendukung tingkat refresh rate 120 Hz tersebut hingga kadang ada saat tertentu tingkat kemulusannya tidak terasa optimal.

Di luar itu layar milik Poco X2 ini juga mampu menampilkan warna yang tajam namun tetap alamiah.
Dukungan terhadap konten HDR10 juga bisa Anda nikmati kala memutar video klip di Youtube.

Kualitas Layar Poco X2

Dimensi bezel layar Poco X2 sebenarnya terbilang tipis, tapi pada bagian dagu masih kelewat lebar untuk ukuran ponsel masa kini.

Sementara untuk haptic feedback -nya bekerja dengan sangat baik dan presisi, dalam arti tidak menggetarkan semua bagian dari ponsel.

Kegegasan

Seperti sudah disebut bahwa Poco X2 ini menjalankan sistem operasi MIUI 11 dengan tampilan yang terjaga minimalis namun memberi kebebasan untuk kustomisasi.
Poco sendiri menjamin bahwa tampilan antar muka ini seterusnya akan bebas dari iklan.

Kalau mulai menggunakan Anda akan melihat ada banyak bloatware dijejalkan tapi untungnya semua aplikasi tersebut bisa disingkirkan uninstall.

Pada sisi lain aplikasi “Mi Video” terus menerus memberikan rekomendasi dari internet sekalipun sebenarnya video yang ditayangkan sedang dalam mode “offline”.

Menariknya Poco sudah memanfaatkan Snapdragon 730G yang memang sudah dioptimalisasi untuk menjalankan aplikasi game.

Baik kala membuka tutup aplikasi maupun melakukan proses multitasking ponsel ini sanggup menjalankan tugas dengan baik.
Memang terkadang muncul jeda namun tampaknya lebih disebabkan oleh tampilan antar muka yang belum optimal.

Game populer seperti “PUBG” dengan setting “High” sanggup dijalankan dengan mulus tanpa membuat ponsel ini mengalami kenaikan suhu begitu juga dengan “Asphalt 9: Legend”.
Demikian pula halnya video dengan resolusi HD sanggup diputar dengan lancar.

Ditanami dengan baterai berkapasitas 4500 mAh dan pengisi daya (charger) bawaan 27W proses pengisian ulang daya baterai dari 0-100% hanya memerlukan waktu sekitar 1 jam 15 menit.

Kala refresh rate layar diatur pada 120 Hz didapat durasi SoT selama 6 jam, tentu staminanya bisa lebih panjang jika diposisikan pada 60 Hz.

Menelisik Kualitas Kamera Poco X2

Pada bagian belakang Anda akan menemukan empat lensa kamera utama, namun yang paling menarik tentu saja adalah lensa kamera utama dengan sensor Sony IMX686 beresolusi 64 MP.

Tiga lensa lainnya yang terdiri atas lensa sudut lebar 8 MP, depth lens 2 MP dan kamera makro 2 MP pada dasarnya tak lebih dari gimmick sebagaimana umumnya terjadi pada ponsel seharga ini.

Untuk memindah dan memilih lensa kamera yang hendak digunakan memang tak sesederhana pada iPhone 11 Pro, namun setelah terbiasa rasanya Anda juga takkan menemukan kesulitan.

Kualitas lensa utamanya sendiri sangat memuaskan walau tentu tak bisa dibilang sempurna. Secara umum foto yang dihasilkan terlihat tajam namun kala menghadapi kondisi cahaya dengan intensitas kuat hasilnya cenderung overexposed.

Foto Hasil Kamera Poco X2

Kala digunakan memotret pada kondisi pencahayaan terbatas seperti bisa diduga tingkat detilnya menurun dan mulai muncul gejala grainy.

Foto Hasil Kamera Poco X2

Sedangkan untuk kamera swafoto ternyata hasilnya tak sebaik yang dibayangkan namun tak terlalu buruk juga diunggah ke jejaring sosial.

Meski cukup memuaskan namun Dombort masih berharap beberapa kelemahan kamera Poco X2 bakal teratasi dengan pembaruan firmware berikutnya.

Penilaian Dombort untuk Poco X2

Poco X2 bermain di segmen yang sama dengan beberapa pemain kuat seperti Realme XT, meski tak mengusung layar AMOLED namun dengan kalibrasi tepat layar IPS LCD yang memiliki refresh rate 120 Hz ini sanggup melampaui kualitas kompetitor pengusung layar AMOLED.

Selain itu ponsel ini juga sanggup menawarkan kegegasan, build quality serta kualitas kamera yang sepadan dengan harganya.

Selama Anda tak berkeberatan dengan penampilan/desain yang kelewat ekstrem maka Poco X2 bisa jadi alternatif di kelasnya.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Poco X2
Author Rating
41star1star1star1stargray
Product Name
Poco X2
Price
IDR 4500000
Product Availability
Pre-Order Only