Ulasan Samsung Galaxy Tab S6 Lite Dombort

Samsung Galaxy Tab S6 Lite Tablet Kelas Menengah Aura Premium

Samsung Galaxy Tab S6 Lite merupakan versi ringan (baca: terjangkau) dari Samsung Galaxy Tab S6 yang sudah dirilis beberapa bulan sebelumnya. Indonesia menjadi salah satu pasar yang pertama-tama berkesempatan mencicipi keunggulan tablet Android kelas menengah dengan rasa premium ini.

Pasar tablet memang tak segurih beberapa tahun silam namun bukan berarti pasarnya hilang, faktanya gawai yang kerap dianggap sebagai penjembatan antara ponsel dengan laptop tersebut masih dibutuhkan oleh konsumen tertentu. Itu sebabnya Apple masih rutin merilis seri iPad demikian pula Samsung yang kembali menggarap kategori produk tersebut.

Samsung Galaxy Tab S6 Lite dan Spesifikasi

Cek Harga Disini

Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S6 Lite

OS One UI 2 berbasis Android 10
Layar TFT 10. inches, 1200 x 2000 pixels, 5:3 ratio (~224 ppi density)
SoC Exynos 9611 (10nm)
GPU Mali-G72 MP3
RAM 4 GB
ROM 64 GB
Kamera Utama 8 MP, (wide), 1/4″, 1.12µm
Kamera Swafoto 5 MP
Sensor Accelerometer, proximity, gyro, ANT+
Waterproofing
Baterai Non-removable Li-Po 7040 mAh battery
Dimensi 244.5 x 154.3 x 7 mm
Berat 467 g

Desain dan Penampilan Samsung Galaxy Tab S6 Lite

Meski berposisi sebagai lini produk “lite” namun desainnya tak tampak ada penyunatan dibanding versi standarnya.
Dalam genggaman Samsung Galaxy Tab S6 Lite terasa solid demikian pula built quality -nya terasa premium.

Aura premium utamanya merupakan kontribusi dari bodi berbahan aluminum dengan permukaan matte.
Sayang bagian belakang bodi tablet ini relatif rentan tergores permukaan atau benda tajam sehingga pengguna harus lebih berhati-hati kala meletakkan.

Dengan rasio layar 5:3 tablet terbaru buatan Samsung ini tidak terasa besar kala dioperasikan, bezel yang tipis menjadikan layarnya berkesan luas.

Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Tab S6 Lite

Bobot Samsung Galaxy Tab S6 Lite terasa pas, sehingga kala digunakan membaca e-book sambil rebahan di sofa atau ranjang tak membuat tangan cepat mengalami pegal.

Pihak produsen meletakkan port headphone pada bagian atas, sementara tombol daya serta pengatur volume pada sisi kanan tablet. Demikian pula halnya tray kartu SIM dengan mekanisme serupa ponsel.

Pengalaman Menggunakan Samsung Galaxy Tab S6 Lite

S-Pen direkatkan dengan magnet pada bagian samping yang sudah disediakan, berbeda dengan S-Pen milik Samsung Galaxy Note 10 series sayangnya milik Samsung Galaxy Tab S6 Lite ini tidak terkoneksi dengan Bluetooth.

Jadi kalau mau dibandingkan kurang lebih rasanya seperti menggunakan ponsel Samsung Galaxy S6 ditambah aksesoris S-Pen.

Satu hal yang membuat Dombort terkesima adalah kualitas suara yang dihasilkan oleh speaker ganda milik tablet ini melebihi ekspektasi. Semenjak Acer Iconia Tab A510 yang populer di tahun 2012-an nyaris tak ada tablet dengan kualitas audio memuaskan.

Meski tak sebaik versi non “lite” ataupun Samsung Galaxy S20 series namun baik secara langsung menggunakan speaker, dikoneksikan dengan speaker eksternal ataupun headphone secara keseluruhan tablet ini sanggup menghasilkan suara yang memuaskan.

Dentuman bass –nya terasa pas dalam arti tidak lemah namun tidak juga berlebihan, sementara pada volume tinggi juga tak muncul distorsi.

Kala digunakan menonton video pengalaman suaranya terasa optimal berkat teknologi Dolby Atmos.

Layar

Bentang layarnya tidak berbeda dari Samsung Galaxy Tab S6 yang lebih mahal yaitu 10.4 inch, namun untuk memangkas biaya produksi maka pada lini “lite” ini hanya menggunakan teknologi TFT dengan tingkat resolusi 1200 x 2000 pixels.

Meski tak sebaik kualitas layar Samsung Galaxy Tab S6 namun layar tablet versi “lite” ini sebenarnya sudah cukup baik untuk keperluan harian termasuk sebagai sarana membaca e-book.
Kelemahannya baru terasa kala digunakan di luar ruangan karena tingkat kecerahan memang tak sebaik layar milik saudaranya.

Selain tak memiliki tingkat kontras sebaik layar AMOLED tentu saja fitur “always on display” tak dimilili oleh tablet dengan layar berteknologi TFT ini.

Terlepas dari kondisi tersebut kala menggunakan S-Pen layar Samsung Galaxy Tab S6 Lite masih sanggup memberikan pengalaman produktif dan menyenangkan.

Layar ini sanggup mengenali perbedaan tingkat tekanan kala menulis, proses mencorat-coret dengan S-Pen juga terasa mulus.

Beberapa aplikasi pendukung produktivitas S-Pen tentu saja sudah disertakan di dalamnya.

Kegegasan

Dilengkapi dengan jantung performa berupa chipset Exynos 9611 bisa ditebak bahwa kegegasannya tidak terlalu istimewa.

Dalam penggunaan harian saja beberapa kali terasa jeda seolah kehabisan nafas. Meski secara teoritis prosesor yang sama juga digunakan oleh ponsel Samsung Galaxy A51 namun ternyata kala diimplementasikan pada tablet tingkat kegegasannya terasa berkurang.

Game seperti “PUBG” misalnya mengalami beberapa kali lag, bahkan game “Fortnite” sama sekali tak bisa dijalankan oleh tablet Android buatan Samsung ini.

Dibandingkan Galaxy Tab S6 yang menggunakan Snapdragon 855 jelas kegegasannya terpaut cukup telak.

Untuk versi “lite” ini Anda belum berkesempatan memanfaatkan sensor pemindai biometrik, namun masih sekedar menggunakan pengenal wajah yang tentu tingkat keamanannya tak sebaik biometrik.

Demikian pula fitur DeX ternyata tak tersedia pada tablet lini “lite” ini.

Stamina Baterai

Ditanami dengan baterai berkapasitas 7.040 mAh secara umum bisa dikatakan bahwa Samsung Galaxy Tab S6 Lite cukup hemat dalam mengkonsumsi daya baterai.

Pada penggunaan normal ala Dombort baterai tersebut sanggup bertahan selama lima hari sebelum akhirnya dipaksa melakukan pengisian ulang.

Sementara kala digunakan bermain game “PUBG” daya baterainya terkonsumsi sebanyak 15% setelah bermain selama satu jam.
Sedangkan untuk menyaksikan video secara streaming daya baterai berkurang sekitar 9% setelah berjalan selama satu jam.

Sayangnya proses pengisian ulang daya baterai terasa sangat lambat, dari kondisi 0% ke 100% memakan waktu tak kurang dari 4 jam 19 menit.

Kamera

Dombort tak berniat membahas dalam soal kamera di sini sebab pada tablet keberadaan kamera memang tak sepenting pada ponsel.

Samsung sendiri juga terlihat tak memiliki intensi pada kualitas kamera, hal ini terbukti dengan penggunaan sensor 8 MP sebagai kamera utama di bagian belakang tanpa dilengkapi lampu kilat (flash light).

Review Samsung Galaxy Tab S6 Lite Dombort

Kala digunakan di luar ruangan atau ruangan dengan cukup cahaya sekilas kualitas fotonya terlihat lumayan, tapi kalau diperhatikan seksama terlihat bahwa tingkat detilnya sangat rendah seperti kualitas kamera ponsel tiga atau empat tahun lalu.

Contoh Foto Hasil Kamera Samsung Galaxy Tab S6 Lite

Bahkan dengan mode HDR sekalipun ada bagian-bagian tertentu yang masih tetap terlihat gelap.

Sedangkan kamera depannya menggunakan sensor 5 MP dengan f/2.0, meski tak cukup baik digunakan berswafoto namun sudah cukup jika dimaksudkan untuk panggilan/konferensi video baik dengan Zoom, Microsoft Teams maupun WA.

Penilaian Dombort untuk Samsung Galaxy Tab S6 Lite

Dibanderol dengan harga Rp 6 Jutaan keunggulan utama dari Samsung Galaxy Tab S6 Lite terletak pada keberadaan dan dukungan S-Pen.
Kalau memang Anda menginginkan tablet dengan dukungan S-Pen optimal yang harganya terjangkau sudah pasti bakal puas menggunakan Samsung Galaxy Tab S6 Lite.

Sedangkan kalau yang dicari adalah gawai untuk menjalankan game, berfoto-foto dan sebagainya, alih-alih membeli tablet lebih baik alihkan dana untuk ponsel yang lebih optimal dari sisi kamera maupun kegegasan.

Secara umum di kisaran harga Rp 6 Jutaan Samsung Galaxy Tab S6 Lite masih merupakan tablet terbaik yang bisa dipilih.
Selain sebagai satu-satunya tablet di kelasnya yang dilengkapi dan dioptimalisasi untuk S-Pen Galaxy Tab S6 Lite ini juga menghadirkan kualitas desain premium serta kualitas audio istimewa.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Samsung Gaaxy Tab S6 Lite
Author Rating
51star1star1star1star1star
Product Name
Samsung Gaaxy Tab S6 Lite 64 GB
Price
IDR 6999000
Product Availability
Available in Stock