Ulasan Samsung Galaxy S20 Ultra

Impresi Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy S20 Ultra

Kalau Anda mengikuti blog ini tentu tak sulit menyadari bahwa Dombort sangat jarang mengulas ponsel kelas high-end. Sebab seperti kebanyakan dari Anda ponsel yang diulas di sini bukan pinjaman/pemberian dari sponsor melainkan dibeli dan dipakai sendiri.

Sebagai pemakai (user) terus terang jumlah uang yang Dombort rela belanjakan untuk sebuah ponsel adalah di kisaran Rp 2,5 – 3 Juta. Lantas darimana unit review untuk ponsel dengan harga di atasnya? Jawabnya adalah hasil pinjam, ketika ada kenalan yang rela meminjamkan ponselnya secara cuma untuk diulas barulah Dombort punya kesempatan menjajal.

Begitu pula halnya dengan iPhone SE 2020 pada review sebelumnya dan Samsung Galaxy S20 Ultra kali ini, jadi usah heran kalau setelah beberapa bulan ponsel ini berada di pasaran barulah sekarang Dombort mengulasnya. Alasannya ya karena baru sekarang ada yang berbaik hati meminjamkannya.

Ponsel ini dipinjamkan kepada Dombort oleh seorang teman yang budiman dan tidak mau disebut namanya sepanjang akhir pekan kemarin. Mungkin memang tidak cukup untuk bisa menyebutnya sebagai unit review karenanya artikel ini hanya sekedar memberikan impresi meliputi kelebihan dan kekurangan selama masa pakai yang singkat tersebut.

Kesimpulan pemakaian selama sekitar tiga hari tersebut Samsung Galaxy S20 Ultra memberi impresi mengagumkan utamanya dari sisi kegegasan.
Dapur pacu Exynos 990 yang dipercaya sebagai jantung performanya sanggup memberikan pengalaman serba mulus dan gegas tanpa jeda.

Seperti para pendahulunya desain elegan dan material berkualitas masih menjadi kelebihan lain dari seri flagship milik Samsung ini. Meski secara umum tampilannya punya kemiripan kental dengan seri Galaxy S10 namun beberapa sentuhan minor sanggup memberi kesan lebih modern.

Berikut adalah impresi bagian per bagian bagi Anda yang berminat untuk membaca lebih detil:

Samsung Galaxy S20 Ultra dan Spesifikasi

Cek Harga Disini

Spesifikasi Samsung Galaxy S20 Ultra

OS One UI 2.1 berbasis Android 10
Layar Dynamic Super AMOLED 6.9 inches, 1440 x 3200 pixels, 20:9 ratio (~511 ppi density)
SoC Exynos 990 (7 nm+)
GPU Mali-G77 MP11
RAM 12 GB
ROM 128 GB
Kamera Utama 108 MP, f/1.8, 26mm (wide), 1/1.33″, 0.8µm, PDAF, OIS
48 MP, f/3.5, 103mm (periscope telephoto), 1/2.0″, 0.8µm, PDAF, OIS, 4x optical zoom, 10x hybrid zoom
12 MP, f/2.2, 13mm (ultrawide), 1.4µm, Super Steady video
0.3 MP, TOF 3D, f/1.0, (depth)
Kamera Swafoto 40 MP, f/2.2, 26mm (wide), 0.7µm, PDAF
Sensor Fingerprint (under display, ultrasonic), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer, ANT+
Waterproofing IP68
Baterai Non-removable Li-Po 5000 mAh battery
Dimensi 166.9 x 76 x 8.8 mm
Berat 222 g

Layar

Bagi Anda pemakai Samsung Galaxy S10 series mungkin tidak akan seketika menyadari peningkatan apa yang diberikan sang produsen untuk Samsung Galaxy S20 Ultra ini.

Dari tahun ke tahun Samsung memang senantiasa melakukan peningkatan minor pada kualitas layar Galaxy seri S.
Kalau Anda membandingkan dengan perangkat tahun sebelumnya maka perbedaan tersebut tidak seketika tampak. Namun kalau Anda membandingkan dengan Galaxy S9 atau Galaxy S8 barulah peningkatan kualitas layar tersebut terlihat mencolok.

Untuk Galaxy S20 Ultra ini Samsung memberikan layar Dynamic Super AMOLED dengan resolusi 1440 X 3200 dan refresh rate 120 Hz.
Hasilnya terlihat mengaggumkan baik kala digunakan membaca teks, browsing, memutar video dan tentu saja menjalankan game.

Meski hanya sekitar 3 hari memakainya namun kala kembali ke ponsel milik Dombort sendiri susah melupakan ketajaman warna dan kemulusan layar 120 Hz milik Samsung Galaxy S20 Ultra.

Kualitas Ketajaman Layar Samsung Galaxy S20 Ultra

Tak mudah mendeskripsikan keistimewaannya sebab fitur layar ponsel ini memang sukses menghadirkan pengalaman yang berbeda dari ponsel lain.

Memang untuk menikmati refresh rate 120 Hz tersebut Anda bakal dipaksa menurunkan tingkat resolusi menjadi 2400 x 1080 pixels, tapi bahkan dalam tingkat resolusi itu pun gambar yang ditampilkan terlihat tajam serta jernih.

Bagi Anda yang punya selera warna lebih alamiah seperti Dombort, Samsung pun menyediakan opsi pengaturan optimasi warna. Hasilnya warna bisa tampak lebih alamiah dibanding pengaturan awal yang cenderung oversaturated.

Penempatan lubang lensa kamera swafoto di bagian tengah selama penggunaan juga memberi impresi minim memberikan gangguan selama memutar video maupun menjalankan game.

Didukung dengan pengeras suara ganda yang sanggup menghasilkan kualitas suara sangat baik maka pengalaman memutar video maupun bermain game terasa lebih memuaskan bersama Samsung Galaxy S20 Ultra ini.

Dimensi

Konsekuensi dari ukuran layar besar tersebut Samsung Galaxy S20 Ultra memiliki dimensi yang tidak lumrah, setidaknya dibanding ponsel harian Dombort.

Dimensi yang lebar ini terasa janggal jika belum terbiasa. Samsung memang sudah mengoptimalkan One UI 2.1 untuk bentang layar sebesar ini namun proses pembiasaan diri tetap multak diperlukan.
Selain itu tidak semua aplikasi mampu dioptimalkan oleh tampilan antar muka ini sehingga menggunakan dengan satu tangan terasa begitu sulit.

Sebenarnya layarnya sendiri tidaklah terlalu lebar dibanding ponsel lain, tapi memang lebih tinggi sehingga meraih ujung atas hanya dengan satu tangan kadang terasa mustahil.

Ketebalan dan bobot Galaxy S20 Ultra juga tak bisa diabaikan kala menggenggamnya, dengan ketebalan 9 mm dan bobot 222 gram perbedaannya dengan Galaxy S10 benar-benar terasa.

Wajar kalau menyimpan ponsel ini di kantong tidak terasa nyaman, sebab bagi Dombort yang terbiasa memasukkan ponsel di dalam tas saja bobotnya cukup terasa.

Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra

Impresi terhadap kamera Samsung Galaxy S20 Ultra menurut pengalaman singkat Dombort terasa sangat positif.
Kamera ini sanggup menghasilkan foto-foto yang istimewa hampir dalam setiap kondisi, utamanya berkat fitur HDR otomatis yang sanggup menajamkan warna tanpa menjadi overexposed.

Secara umum foto-foto yang dihasilkan menampikan warna mendekati alamiah, padahal biasanya kamera ponsel Samsung cenderung agresif menajamkan warna hingga menjadi overexposed.

Contoh Foto Hasil Kamera Utama Samsung Galaxy S20 Ultra

Pengalaman Menggunakan Samsung Galaxy S20 Ultra

Review dan Hasil Kamera Samsung Galaxy S20 Ultra

Lensa sudut lebarnya juga memuaskan, namun kualitasnya menurun cukup drastis kala digunakan di malam hari.

Kondisi serupa terjadi pula kala menggunakan lensa jarak jauh dimana kualitasnya mengalami penurunan kala digunakan di malam hari.

Untuk perekaman video ponsel ini tak cukup lagi sekedar menawarkan resolusi 4K, Galaxy S20 Ultra sudah melangkah lebih jauh dengan memberi kemungkinan bagi pengguna untuk merekam video dengan resolusi 8K pada 24 fps.

Namun perlu diingat bahwa televisi dengan resolusi 8K masih sangat langka, kalaupun diputar di komputer resolusi setinggi itu juga tidak bisa berjalan dengan mulus.
Selain itu kecepatan 24 fps juga tidak memberikan kualitas sebaik yang diharapkan.

Bukan berarti kamera Samsung Galaxy S20 Ultra tak handal digunakan merekam video, kalau Anda melakukan perekaman dengan resolusi 4K pada 60 fps kualitas yang dihasilkan sudah sangat baik menurut pandangan Dombort.

Selain itu dengan perekaman pada resolusi 4K memberi kemungkinan berpindah antara kamera depan dan belakang berikut memanfaatkan pula fitur optical stabilization.

Bagaimana dengan pembesaran 100 x (Space Zoom 100x) yang dibangga-banggakan oleh Samsung?
Terus terang Dombort tak cukup paham alasan Samsung perlu membanggakan pembesaran 100x tersebut. Sebab menurut pengalaman singkat tiga hari ini foto yang dihasilkan selalu kabur dan tidak fokus.

Mungkin kondisinya beda kalau menggunakan tripod, namun karena waktunya sangat singkat maka Dombort tak sempat mencoba menggunakan tripod dalam pengujian ini.

Stamina Baterai

Melihat dari spesifikasinya sudah bisa ditebak bahwa Samsung Galaxy S20 Ultra haus mengkonsumsi sumber daya baterai. Sementara kapasitas baterai 5000 mAh tidaklah cukup istimewa untuk ukuran ponsel masa kini.

Tapi selama penggunaan selama tiga hari ini ternyata daya tahan baterai ponsel ini tidaklah mengecewakan. Dengan penggunaan normal ala Dombort dan layar senantiasa diatur pada refresh rate 120 Hz masih menyisakan daya baterai sekitar 25-30% di malam hari.

Sedangkan pengisian ulang daya baterai dari 0-100% juga hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam.

Pemindai Sidik Jari

Samsung menempatkan pemindai sidik jari di layar, tidak ada masalah dengan luas area sensor maupun tingkat akurasi.
Sayang pada sisi lain pemindai ultra sonik ini perlu ditekan kuat untuk bisa bekerja, kekuatan penekanannya bahkan terasa tidak wajar dan tidak nyaman.

Saat dicoba mengurangi tekanan, terkadang sensor sanggup mengenali namun seringkali tidak berhasil.
Situasi seperti ini biasanya bisa diatasi dengan pembaruan firmware.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Samsung Galaxy S20 Ultra
Author Rating
51star1star1star1star1star
Product Name
Samsung Galaxy S20 Ultra
Price
IDR 19749000
Product Availability
Available in Stock