Ulasan Acer Swift 3 Air 2

Acer Swift 3 Air 2 Ultrabook Termurah dan Teringan di Kelasnya

Ultrabook semenjak awal dimaksudkan memenuhi kebutuhan pengguna yang memiliki tingkat mobilitas tinggi sekaligus menuntut kegegasan prima dari sebuah laptop.
Kini hampir semua produsen menawarkan kategori produk ultrabook ini, tapi bukan kebetulan kalau Dombort memiilih menyoroti Acer Swift 3 Air 2 di antara begitu banyak pilihan lain.

Jawabnya tak lain karena Acer Swift 3 Air 2 untuk saat ini merupakan ultrabook paling tipis, paling ringan dan sekaligus paling terjangkau dari sisi harga.
Acer Swift 3 Air 2 dengan prosesor Intel ditawarkan dalam dua varian masing-masing menggunakan prosesor Intel® Core i5-1035G4 dan Intel® Core™ i7-1065G7.

Unit yang diuji dalam artikel kali ini adalah Intel® Core i5-1035G4, saat artikel ini dibuat laptop tersebut dijual dengan harga resmi Rp 12,99 Juta. Banderol harga tersebut sebenarnya alasan utama Dombort menjatuhkan pilihan pada ultrabook buatan Acer ini.

Di masa pandemi ini dimana banyak hal dilakukan secara daring sepenuhnya maupun hibrid, tentu kebutuhan akan perangkat mumpuni pun semakin tinggi.
Bahkan selepas masa pandemi nanti diperkirakan aktivitas hibrid bakal terus berlangsung di beberapa industri.

Itu alasannya kemampuan belajar dan bekerja secara daring menjadi tuntutan mutlak, bukan semata karena kondisi darurat pandemi. Tak heran pula jika produsen laptop dan perangkat lain berlomba-lomba menggarap potensi pasar ini.

Tapi apa sebenarnya keunggulan laptop Acer Swift 3 Air 2 di mata Dombort selain harganya yang terjangkau?
Silakan menyimak ulasan berikut siapa tahu laptop ini juga bisa jadi perangkat ideal untuk Anda.

Acer Swift 3 Air 2 dan Spesifikasi

Cek Harga Acer Swift 3 Air 2 Disini

Spesifikasi Acer Swift 3 Air 2

CPU

Intel® Core
i5-1035G4 processor (6 MB Smart Cache, up to 3.7 GHz)

Intel® Core™ i7-1065G7 processor (8 MB Smart Cache, up to 3.9 GHz)

OS

Windows 10 Home

Windows 10 Home

Display

13.5″ display with IPS

QHD Screen 2256 x 1504

13.5″ display with IPS

QHD Screen 2256 x 1504

Memory

8GB DDR4

16GB DDR4

Storage

512GB SSD

512GB SSD

Graphic

Intel® Iris® Plus graphics

Intel® Iris® Plus graphics

USB

USB Type-CTM port, supporting:



• USB 3.1 Gen 1 (up to 5 Gbps)



• DisplayPort over USB-C






USB 2.0 port



HDMI® port.

USB Type-CTM port, supporting:



• USB 3.1 Gen 1 (up to 5 Gbps)



• DisplayPort over USB-C






USB 2.0 port



HDMI® port.

Wifi

Intel® Wireless Wi-Fi 6 AX201

Dual Band (2.4 GHz and 5 GHz)

2×2 MU-MIMO technology

Intel® Wireless Wi-Fi 6 AX201

Dual Band (2.4 GHz and 5 GHz)

2×2 MU-MIMO technology

Audio

Two Built-in Stereo Speakers

Two Built-in Stereo Speakers

Battery

Up to 17 hours

Dimension

302.5 (W) x 233.88 (D) x 15.95 (H) mm

302.5 (W) x 233.88 (D) x 15.95 (H) mm

Weight

1.19 kg

1.19 kg

Acer Swift 3 Air 2 Sajikan Desain Ramping nan Ringan

Selain faktor harga, penampilan dari Acer Swift 3 Air 2 juga terlihat menonjol. Tak hanya nuansa elegan yang kuat namun dimensi tipis sekaligus ringan kala dijinjing turut jadi faktor penentu alasan Dombort jatuh hati kepadanya.

Tentu saja jangan bandingkan dengan MacBook Air, tidak seelegan itu tentu saja tapi Anda pun Dombort yakin takkan membandingkan keduanya karena perbedaan banderol harganya pun kelewat timpang.

Jika dibanding MacBook Air atau ultrabook seri XPS besutan Dell sudah jelas Acer Swift 3 Air 2 terkesan kurang solid.
Tapi keunggulan dari sisi bobot yang ringan jangan disangka karena Acer Swift 3 Air 2 menggunakan material plastik.
Sama sekali tidak, bobot itu bisa dicapai berkat penggunaan material magnesium alloy sehingga berimbas pada berat keseluruhannya yang hanya tercatat 1, 18 kg.

Keunggulan material ini selain ringan juga mampu menjaga kontruksi tetap kokoh.
Selama pemakaian beberapa bulan dengan mobilitas terbatas selama masa pandemi Dombort tak menemukan satupun goresan pada permukaan laptop.

Proses buka tutup juga terasa solid, tak terasa ringkih meski bobotnya demikian ringan.
Layar laptop ini bisa direbahkan hingga 180 derajat.

Kalau Anda perhatikan laptop ini seolah punya dua buah exhaust fan, namun setelah pemakaian beberapa waktu Anda bakal segera menyadari bahwa hanya exhaust fan di sisi kiri lah yang bekerja. Sementara yang kanan tampaknya sekedar memenuhi aspek simetris dari desainnya.

Ultrabook buatan Acer ini pun sebenarnya punya dua buah lubang speaker tapi volume suaranya sendiri tidak terlalu kuat, bahkan untuk memutar film gregetnya kurang terasa.

Webcam Acer Swift 3 Air 2 Cukup Baik untuk Virtual Meeting?

Seperti sempat disinggung pada bagian pembuka bahwa pertemuan secara daring entah dengan tujuan pembelajaran maupun bekerja bakal terus berlangsung selama masa pandemi dan paska pandemi nantinya.

Dulu fitur webcam tak banyak diperhatikan calon pembeli termasuk Dombort kala hendak membeli laptop. Tapi makin tingginya frekuensi pertemuan secara daring mengubah standar tuntutan terhadap webcam.

Acer Swift 3 Air 2 sendiri sudah dilengkapi dengan webcam yang punya resolusi setingkat HD.
Kualitasnya tak bisa dibilang istimewa, tapi kalau sekedar melakukan pertemuan daring termasuk mengaktifkan virtual background pada aplikasi “Zoom” kamera ini masih terbilang layak.
Kalau tuntutan Anda lebih tinggi dari itu maka mau tak mau harus siap berinvestasi pada webcam eksternal.

Kekurangan dari Acer Swift 3 Air 2 kala digunakan untuk pertemuan daring menurut Dombort terletak pada kualitas microphone yang kurang memuaskan. Mau tidak mau pengguna harus menambah investasi dengan membeli headset untuk memaksimalkan kualitas audio kala melakukan pertemuan daring.

Layarnya sendiri seperti kebanyakan ultrabook di kelas ini sudah menerapkan teknologi IPS sehingga viewing angles -nya sangat luas.
Hanya saja tingkat kecerahan yang terbatas menjadikan kurang nyaman kala digunakan di luar ruangan.

Konektivitas

Kalau diperhatikan pada sasisnya terlihat ada 12 baut, dengan membuka sasis tersebut Anda bisa dengan mudah melakukan upgrade terhadap kapasitas SSD maupun kartu WiFi.

Sayang sekali untuk keping RAM –nya sendiri tersolder, sehingga mau tak mau sepanjang pemakaian Anda harus puas dengan kapasitas RAM 8 GB bawaan dari pabrik.

Sementara untuk kartu WiFi bawaannya yaitu Intel AX201 dengan enam modul Dombort sendiri tak mendapati ada kekurangan, sehingga tak ada alasan untuk melakukan upgrade setidaknya untuk saat ini.

Untuk ketersediaan port ultrabook memang terkenal dengan keterbatasannya demi memangkas dimensi.
Setidaknya keberadaan konektor pengisi daya, 1x HDMI, 1x USB 3.2 tipe A serta 1x USB 3.2 tipe C dengan dukungan Thunderbolt 3 pada sisi kiri cukup memenuhi kebutuhan minimal.

Acer Swift 3 Air 2 Cocok untuk Zoom?

Port USB tipe C yang tersedia bisa difungsikan juga untuk melakukan pengisian ulang daya baterai, namun Anda tidak bisa mengganti pengisi dayanya (charger) dengan pengisi daya milik ponsel sekalipun sama-sama berkapasitas 65 W.

Sementara pada sisi kanan Anda masih mendapati sebuah port headphone, 1x USB 2.0 tipe A serta lampu indikator.

Acer Swift 3 Air 2 dan Spesifikasi

Keyboard Nyaman untuk Bekerja

Keyboard tentu sejak dulu jadi komponen penting bagi sebuah laptop, untuk Acer Swift 3 Air 2 tombol-tombolnya memilki feedback yang baik namun tetap menjaga kelembutan tekanan. Artinya Anda bisa berlama-lama mengetik tanpa menyebabkan jari lekas lelah sekaligus tidak menimbulkan suara berisik dalam prosesnya.

Keyboard ini juga sudah dilengkapi dengan LED backlight dengan dua tingkat kecerahan, tentu tak sebaik pada gaming laptop namun menurut Dombort sudah cukup memudahkan bekerja dalam ruangan gelap.

Kekurangan keyboard Acer Swift 3 Air 2 terlihat pada penempatan Page Up/Page Down di dekat tombol-tombol arrow yang menyebabkan kerap terjadi salah pencet.

Acer Swift 3 Air 2 Bisa untuk Game?

Sensor pindai sidik jari yang terletak di bawah tombol panah bekerja cukup cepat dan akurat.

Pada sisi lain karena menggunakan material plastik maka trackpad -nya tidak bekerja seakurat fitur yang sama dengan menggunakan material serat kaca seperti pada ultrabook yang banderol harganya lebih mahal.

Kegegasan

Mengandalkan prosesor Intel® Core i5-1035G4, RAM DDR4 berkapasitas 8 GB serta GPU Intel® Iris® Plus graphics sebenarnya sudah bisa ditebak bahwa Acer Swift 3 Air 2 tak pernah dimaksudkan menjadi mesin handal untuk menjalankan game.

Namun kalau sekedar menghilangkan kepenatan sesaat dengan memainkan game seperti “FIFA 20” dengan tingkat pengaturan “medium” atau “FM 19” menurut pengalaman Dombort masih bisa dinikmati.
Hanya saja dalam waktu singkat memang peningkatan suhunya cukup terasa dan memaksa kipas angin untuk bekerja lebih keras.

Kendalanya, pada situasi ini terlihat kalau sebuah kipas angin saja tidaklah cukup akibatnya selain suara kipas angin menjadi lebih berisik peningkatan suhu yang tak bisa diatasi dengan baik juga menyebabkan game menjadi tersendat-sendat.

Untuk mengatasi kendala itu Anda bisa membeli cooler pad yang berkualitas.
Tapi menurut Dombort kalau memang tujuannya mencari laptop yang lebih handal untuk menjalankan game maka sebaiknya memilih seri Acer Nitro 5 yang memang dimaksudkan sebagai gaming laptop

Sedangkan untuk tuntutan utamanya sebagai penunjang produktivitas tak ada kendala muncul selama Dombort menggunakan Acer Swift 3 Air 2 ini.
Ultrabook tipis nan ringan ini tak mengalami kendala kala dipakai melakukan aktivitas rutin Dombort yaitu membuka 12 tabs dalam “Google Chrome” sekaligus membuka aplikasi “Adobe Photoshop” untuk melakukan edit foto.

Stamina Baterai

Dilengkapi dengan baterai 3-cell berkapasitas 48 Wh stamina baterai bukan merupakan kelebihan dari Acer Swift 3 Air 2.

Meski Acer mempromosikan daya tahan baterai hingga 17 jam namun untuk penggunaan harian Dombort daya tahan yang didapat jauh di bawah angka tersebut yaitu sekitar 5 jam.

Tampaknya Acer memang tak memberikan kapasitas baterai lebih besar karena berpotensi mengorbankan bobot.

Summary
Review Date
Reviewed Item
Acer Swift 3 Air 2
Author Rating
41star1star1star1stargray
Product Name
Acer Swift 3 Air 2 Intel® Core i5-1035G4
Price
IDR 12999999
Product Availability
Available in Stock