Harga LG G5 SE dan Spesifikasi

LG G5 SE Versi Murah LG G5 atau Versi Murahan?

Penamaan LG G5 SE awalnya cukup membingungkan, tak sedikit yang menyangka bahwa perusahaan asal Korea itu ingin mengekor Apple yang sempat merilis iPhone SE beberapa waktu sebelumnya. Kebingungan makin menjadi-jadi kala LG Electronics Indonesia hanya menghadirkan versi SE saja tanpa didampingi oleh LG G5 versi flagship.

Apa sebenarnya perbedaan LG G5 SE vs LG G5? Versi SE secara khusus dihadirkan untuk pasar Asia dan Afrika. Penambahan nama “SE” dipahami sebagai Special Edition yang umumnya menawarkan kelebihan dibanding versi standar. Namun faktanya tidak demikian justru spesifikasi LG G5 SE berada di bawah versi standar yang tidak resmi dijual di Indonesia.

Spesifikasi Teknis LG G5 SE

Dimensi149.4 x 73.9 x 7.3 mm, 156 gram
Layar5.3 inch, 1440 x 2560 pixels (~554)
Sistem OperasiLG Optimus UX 5.0 UI berbasis Android™ 6.0.1, Marshmallow
ChipsetQualcomm MSM8976 Snapdragon 652
CPU/GPUOcta-core (4×1.8 GHz Cortex-A72 & 4×1.2 GHz Cortex-A53) CPU/Adreno 510 GPU
Storage32 GB
RAM3 GB
Kamera Sekunder8 MP, f/2.0, 1080p@30fps
Kamera PrimerDual 16 MP (f/1.8) + 8 MP (f/2.4), laser autofocus, OIS (3-axis), LED flash
Baterai2800 mAh
HargaLihat Di Sini

LG G5 SE Ponsel Modular Pertama di Indonesia

Meski spesifikasinya mengalami downgrade namun LG G5 SE mengusung konsep yang sama dengan G5 yaitu konsep ponsel modular. Kehadirannya sekaligus menjadikan G5 SE ini sebagai ponsel modular pertama di Indonesia meski saat ini sudah ada alternatif lain yaitu Moto Z dan Moto Z Play.

Jika pada Moto Z series fungsi modular diaplikasikan lewat penyambungan pin di bagian belakang maka untuk G5 dan G5 SE terletak di bagian bawah.

Ada beberapa modul yang disediakan untuk mendampingi G5 SE diantaranya adalah Cam Plus, Hi-Fi Plus hingga baterai cadangan. Proses pelepasan dan pemasangan modul memerlukan pembiasaan pada awal-awal menggunakan, namun seiring dengan berjalannya waktu bakal terasa mudah.

LG G5 SE Review Indonesia

Hal menarik lainnya dari sisi desain LG G5 SE yang bisa disoroti adalah pilihan produsen asal Korea itu untuk memberi lapisan cat pada material logam yang digunakan. Teknik ini dianggap kontroversial sekaligus menuai banyak keraguan dari calon pembeli. Tak sedikit yang menganggap bahwa casing LG G5 SE menggunakan material polycarbonate. Padahal sebenarnya tidak demikian.

Bodi LG G5 SE benar-benar dibuat dari logam, namun pihak pabrikan melapisi logam tersebut dengan plastik tipis di atasnya. Tim Dombort sendiri sejujurnya tidak paham dengan pertimbangan LG memberi lapisan plastik tersebut. Selain membuat orang merasa sangsi pada klaim penggunaan material logam juga seiring berjalannya waktu lapisan tersebut terkelupas akibat bergesekan dengan benda tajam. Kami sendiri mengalami situasi tersebut, padahal usia ponsel baru berjalan satu bulan. Memang jika tidak diamati seksama goresan-goresan tersebut tidak terlalu kentara namun tetap memberi pengalaman kurang menyenangkan.

Sementara banyak ponsel berbodi plastik berusaha mengaburkan diri lewat teknik pengecatan tertentu agar menyerupai logam, LG justru menempuh langkah sebaliknya.

Masih terkait desain ada praktik unik lainnya yang ditempuh sang produsen dalam merancang LG G5 SE. Pada bagian depan G5 SE menciptakan efek lengkung di bagian atas layar, namun keputusan ini tidaklah berdampak negatif. Selain ponsel tampak lebih menarik dari sisi estetika juga selama penggunaan ternyata efek lengkung pada layar berlapis Corning Gorilla Glass 4 ini terasa lebih nyaman dibanding kebanyakan ponsel masa kini yang sekedar mengadopsi desain 2.5D.

Perbedaan LG G5 vs LG G5 SE

Namun lagi-lagi kami harus memberi melempar kritik negatif terhadap G5 SE. Beberapa tahun lalu LG melakukan inovasi tata letak tombol dengan meletakkan semua tombol fisik di bagian belakang. Awalnya memang kikuk namun seiring berjalannya waktu sebagai pengguna setia LG kami mendapatinya sangat ergonomis. Tata letak serupa masih dipertahankan pada LG G3 dan LG G4, namun ternyata konsep tata letak tersebut tak lagi dipertahankan pada handphone terbaru LG seperti LG G5, LG G5 SE dan LG V20. Tombol pengatur volume diposisikan ke bagian kiri, sementara tombol daya tetap di belakang dengan sensor pemindai sidik jari yang terintegrasi padanya. Kinerja sensor pemindai sidik jarinya sendiri sangat cepat dan akurat, meski hanya ponsel Android 5 Juta-an namun fingerprints sensor pada LG G5 SE bekerja lebih baik dibandingkan Samsung Galaxy S7 Edge.

Layar Always-on

Sama seperti kompetitornya yang kebetulan berasal dari negara Korea, LG sudah mengadopsi fitur always-on pada LG G5 SE. Fitur yang terkesan sepele ini faktanya terasa sangat bermanfaat. Di tengah rapat atau pembicaraan misalnya, pengguna tak perlu sering-sering menyentuh ponselnya sekedar untuk memeriksa notifikasi.

Meski LG mengklaim bahwa fitur ini hanya mengkonsumsi daya baterai yang sangat minim namun tetap disarankan menon-aktifkan fitur tersebut kala Anda sedang membutuhkan stamina baterai lebih panjang.

Layar ini sendiri menggunakan teknologi IPS dengan menampilkan resolusi QHD 2.560 x 1.440 pixels, oleh karena lebar layarnya 5.3 inch maka didapat tingka kerapatan warna 554 ppi. Angka tersebut terbilang tinggi untuk ukuran ponsel 5 Juta-an. Kenyataannya memang demikian, jika Anda pernah menggunakan LG G4 maka bakal Anda dapati bahwa kualitas ketajaman, viewing angles serta tingkat kecerahan kedua ponsel tersebut sama.

Kamera LG G5 SE Lebih Baik Dibanding Galaxy S7 Edge?

Fitur menarik lain dari LG G5 SE selain konsep modular terletak pada konfigurasi dual camera atau kamera lensa ganda di bagian belakang. Kedua lensa itu memiliki fungsi berbeda, lensa pertama merupakan lensa biasa (normal) sementara yang kedua memiliki sudut luas.
Lensa kedua ini memiliki sudut pandang 135 Derajat, artinya lebih lebar dari sudut pandang mata. Tentu saja banyak manfaat yang didapat dari kombinasi dua lensa tersebut.

Kamera LG G4 vs LG G5 SE vs Samsung Galaxy S7 Edge

Seperti biasa aplikasi yang menyertai kamera itu sangat komplet mulai dari mode pop-out yang dimaksudkan untuk menonjolkan objek tertentu, hingga multiview yang memerintahkan ketiga kamera (dua belakang dan satu depan) untuk aktif bersama-sama.

Jika Anda tidak puas dengan mode otomatis yang disediakan maka kamera LG G5 SE ini pun mendukung mode manual yang memberi keleluasaan mengatur ISO, fokus, white balance, fokus, cahaya bahkan sampai shutter speed.

Kualitas fotonya sendiri saat pertama kali kami menggunakan LG G5 SE tidak terlalu memuaskan, namun kondisi tersebut membaik bersamaan dengan munculnya firmware update. Bagaimanapun jika Anda mengharapkan kualitas optimal cobalah menggunakan mode manual, sebab bahkan dengan firmware awal kualitas foto yang dihasilkan oleh kamera LG G5 SE pada mode ini sudah sangat memuaskan.

Kami sempat mencoba membandingkan tiga kamera ponsel masing-masing adalah LG G4 yang menjadi daily driver penguji, LG G5 SE dan terakhir adalah Samsung Galaxy S7 Edge yang banyak disebut sebagai benchmark kamera ponsel masa kini.

Dari sudut pandang penilaian Dombort pada perbandingan kamera LG G4 vs LG G5 SE vs Samsung Galaxy S7 Edge layak menempatkan kamera LG G4 sebagai yang terbaik diantara ketiganya. Dari sisi kualitas serta akurasi warna ponsel berusia hampir dua tahun ini masih yang terbaik dibanding dua kontestan lain. LG G5 SE berada di posisi kedua dengan kualitas serta akurasi warna yang tidak sebaik kamera LG G4 namun masih mendekati apa yang Anda lihat dengan mata. Sementara kamera Galaxy S7 Edge meski disebut-sebut istimewa dan mungkin merupakan selera kebanyakan orang namun tim Dombort menilai foto yang dihasilkan terlalu artificial dan terlalu tajam dibanding kondisi sebenarnya.

Performa LG G5 SE Lebih Baik Dibanding LG G4

Kami sengaja menempatkan pembahasan performa LG G5 SE di bagian akhir, sebab di sinilah sebenarnya poin utama yang membedakan LG G5 SE dari LG G5 standar. Untuk G5 SE yang beredar di Indonesia ditanamkan chipset Snapdragon 652 dengan RAM 3 GB dan ROM 32 GB (free 24, 37 GB).

Meski penggunaan Snapdragon 652 alih-alih Snapdragon 820 serta RAM 3 GB alih-alih 4 GB merupakan alasan ‘ilfil’ –nya kebanyakan calon pembeli di Indonesia kenyataannya kami merasakan performa LG G5 SE untuk penggunaan harian sangat fluid. Bahkan sebagai pemilik dan pengguna LG G4 selama hampir dua tahun penguji merasakan keunggulan performa LG G5 SE atas LG G4 yang notabene pada masanya merupakan flagship phone.

Jadi kalau Anda enggan membeli LG G5 SE dengan alasan performa, rasa-rasanya alasan tersebut tidaklah akurat. Kala menjalankan beberapa game berat pun ponsel ini masih menunjukkan kebandelannya.

Stamina baterai LG G5 SE terbilang cukup baik meski masih kalah dari Samsung Galaxy S7 Edge. Untuk penggunaan normal versi Dombort baterai ini sanggup bertahan selama 17 jam, sementara pada kondisi yang sama Galaxy S7 Edge bertahan selama 20 jam.
Baterai 2.800 mAh yang ditanamkan pada G5 SE ini lebih kurang memiliki karakter stamina serupa dengan LG G4, cukup baik namun tidak istimewa.

Kesimpulan dan Harga LG G5 SE

Mendapat cemoohan dan persepsi miring jelang kehadirannya ternyata tidak menjadikan LG G5 SE layak diremehkan. Lewat pengujian tim Dombort terbukti bahwa meski merupakan versi murah dari LG G5 tidak mengurangi kepuasan pengalaman yang bakal didapat oleh pengguna. Dari sisi kamera pun ia lebih baik dibanding Samsung Galaxy S7 Edge dan hanya kalah dari LG G4 untuk penggunaan malam hari. Tak heran kamera yang dijejalkan memang tak beda dari kamera LG G5 versi standar yang tak lain merupakan ponsel kelas flagship.

Mengenai konsep modular yang menimbulkan persepsi LG hendak memaksa konsumennya untuk membeli aksesoris tambahan juga tidak sepenuhnya benar. Memang dengan modul Cam Plus misalnya Anda bisa mendapatkan kuailitas foto lebih baik, namun tanpa itupun kamera LG G5 SE sudah sangat baik.

Kekurangan LG G5 SE yang sekaligus menciptakan sedikit kekecewaan bagi Dombort adalah lapisan plastik yang menutupi kesan elegan ponsel kelas menengah ini. Padahal material logam pada bodi G5 SE berpeluang menciptakan kesan premium tak kalah dari para kompetitornya. Kekecewaan kedua muncul dari keputusan produsen memindahkan tombol pengatur volume ke sisi kiri, bukannya di belakang seperti pada LG G2 hingga LG G4.

Saat pertama kali dijual di Indonesia harga LG G5 SE hampir menyentuh harga Rp 8 Juta, namun saat tulisan ini dipublikasikan dengan harga tak sampai Rp 6 Juta saja Anda sudah bisa membawa pulang LG G5 SE dengan bonus Cam Plus.