Harga Oppo F3 Plus dan Spesifikasi

Oppo F3 Plus Penerus Oppo F1 Plus yang Bikin Penasaran

Tau kan Oppo F1 Plus? Ponsel selfie buatan Oppo yang populer sekali di kalangan anak muda sejak si produsen asal Cina itu mulai memperkenalkannya sekitar setahun silam.
Kenapa Oppo F1 Plus bisa populer banget?
Jawabnya sederhana, karena berswa foto atau berfoto selfie sangat digemari oleh semua kalangan. Tengok saja akun sosial media teman-teman Anda, sebagian besar pasti dipenuhi oleh foto-foto selfie.

Nah… baru-baru ini Oppo kembali merilis handphone selfie terbarunya yaitu Oppo F3 Plus yang tak lain adalah penerus dari F1 Plus. Heboh banget promo mereka jauh-jauh hari sebelum resmi dirilis dan bikin penasaran. Sebenarnya seperti apa sih handphone Oppo terbaru itu?

Spesifikasi Oppo F3 Plus yang Bikin Penasaran

Dombort menilai spesifikasi F1 Plus sebenarnya biasa-biasa saja, cuma karena positioning -nya pas banget maka antusiasme calon konsumen bisa luar biasa. Padahal kalau cuma nengok spesifikasi sama harganya terasa kurang worth.

Fakta itu ternyata tidak membuat konsumen hilang ketertarikan, buktinya saat Oppo mulai melakukan teasing Oppo F3 Plus di berbagai platform media sosial rasa penasaran menghinggapi hampir semua yang mengikutinya.

Akhirnya hari yang dinanti tiba, sang produsen pada hari ini resmi memperkenalkan Oppo F3 Plus sang pengganti Oppo F1 Plus.
Layarnya membengkak dari 5.5 inch menjadi 6 inch, mungkin si pembuat merasa bahwa layar 5.5 inch sudah terlalu biasa atau tidak cukup besar bagi konsumen yang menjadi target market -nya.

Efek dari ukuran layar besar dan tentu harus diimbangi dengan kapasitas baterai yang juga lebih besar adalah bobot F3 Plus mencapai 185 gram, tapi Oppo cukup cerdas mengakali desainnya supaya tetap memberi kesan ramping. Memang kalau membandingkan Oppo F3 Plus dengan Xiaomi Mi Max dari sisi kenyamanan operasional cukup terasa F3 Plus lebih baik dibanding kompetitornya itu.

Ngomongin soal desainnya sendiri agak disayangkan keengganan Oppo merubah atau meningkatkan desain, penampilannya masih sama seperti F1 Plus bahkan sulit bedakan keduanya kalau hanya melihat sekilas terutama dari depan.

Bukan berarti juga kalau tidak ada perbedaan desain antara Oppo F1 Plus vs Oppo F3 Plus. Di bagian belakang F3 Plus terlihat 3 garis antena di atas dan 3 buah lagi di bagian bawah. Keberadaan garis-garis itu dimaksudkan untuk meningkatkan kualitas sinyal dan memang waktu diuji kekuatan sinyalnya sangat baik. Tapi Oppo juga bukan yang pertama menerapkan desain seperti ini, ingat kan beberapa bulan lalu Dombort pernah bikin review Samsung Galaxy A9 Pro? Nah garis desain semacam ini sudah lebih dulu diadopsi oleh handphone Samsung Galaxy itu.

Hal lain yang bikin Dombort memberi apresiasi lebih untuk Oppo F3 Plus dibanding Xiaomi Mi Max yang notabene sama-sama punya ukuran besar adalah penempatan sensor pemindai sidik jari di bagian depan. Peletakkan tersebut menurut Dombort adalah yang paling ideal, terutama buat ponsel yang punya ukuran besar seperti ini.

Kembali membahas soal layar, memang ukurannya sudah membengkak jadi 6 inch tapi sayang resolusinya masih sama yaitu 1920 x 1080 pixels artinya tingkat kerapatan warna justru berkurang.
Untungnya penurunan tingkat kerapatan itu tidak terlalu terasa, kecuali diperhatikan sungguh-sungguh. Layar yang sudah dilapis Corning Gorilla Glass 5 dan oleophobic coating ini punya satu kekurangan yaitu gampang kusam saat terkena jari-jari.

Harga Oppo F3 Plus dan Spesifikasi

Di luar itu Dombort tidak melihat adanya kekurangan layar berteknologi AMOLED ini. Ketajamannya, keluasan viewing angles, hingga tingkat kecerahannya sangat baik. Digunakan di luar ruangan juga bisa terbaca dengan jelas.

Di sisi lain performa Oppo F3 Plus mestinya meningkat kalau dibanding F1 Plus mengingat sekarang sang produsen menempatkan Snapdragon 635 SoC untuk jantung performa produk terbarunya ini. Kapasitas RAM –nya tercatat 4 GB dan memori internal 64 GB dengan opsi penggunaan memori eksternal lewat microSD.

Saat dioperasikan cukup kentara kalau Oppo bukan sekedar menanamkan chipset lebih baru tapi juga perangkat lunaknya dibenahi. ColorOS yang menjadi tampilan antar muka Oppo F3 Plus sudah dioptimasi dengan sangat baik, nyaris tidak ada kekurangan dari sisi performa.

Diuji menjalankan game populer seperti “Asphalt Extreme” dan “Real Racing 3” pada pilihan setting paling tinggi sama sekali tidak muncul gejala skipped frame yang membuktikan kalau dari sisi hardware maupun software handphone terbaru Oppo ini sudah optimal.

Tapi setelah game dijalankan selama setengah jam memang terasa peningkatan suhu cukup signifikan di bagian belakang. Walau mengganggu tapi tidak sampai pada tahap overheat sebab aplikasi masih berjalan dengan baik.

Harga dan Spesifikasi Oppo F3 Plus

Dimensi 80.8 x 7.35 x 163.63 mm, 185 gram
Layar 6 inch AMOLED, 1080 x 1920 pixels; 367 ppi pixel density
Sistem Operasi ColorOS 3.0 berbasis Android™ 6.0, Marshmallow
Chipset Qualcomm MSM8976 Pro Snapdragon 653
CPU/GPU Octa-core (4×1.95 GHz Cortex-A72 & 4×1.44 GHz Cortex-A53) CPU/Adreno 510 GPU
Storage 64 GB, microSD
RAM 4 GB
Kamera Sekunder Dual 16 MP + 8 MP, f/2.0, 1/3″ sensor size
Kamera Primer 16 MP, f/1.7, phase detection autofocus, dual-LED (dual tone) flash
Baterai 4000 mAh
Harga Rp 6,5 Juta atau Lihat Di Sini

Kamera Oppo F3 Plus yang Bikin Lebih Penasaran

Banyak sekali pastinya rasa penasaran yang muncul seputar F3 Plus ini, tapi dari semua rasa penasaran yang muncul Anda pasti setuju bahwa kualitas kamera –lah pusat rasa penasaran sesungguhnya.

Untuk kamera utama Oppo F3 Plus mengandalkan sensor IMX398 16 MP besutan Sony yang punya aperture f/1.7.
Foto yang dihasilkan kamera utama ini memang sangat tajam serta minim noise di luar ruangan, tapi kelemahannya tingkat detil tidak sebaik yang diharapkan terutama saat foto diperbesar mendekati 40%. Dugaan Dombort penekanan noise yang dilakukan oleh perangkat lunaknya menjadi biang tingkat detil yang tidak optimal tersebut.

Foto Hasil Kamera Oppo F3 Plus

Kualitas Kamera Oppo F3 Plus

Ada situasi-situasi tertentu pula yang menyebabkan warna foto yang dihasilkan cenderung oversaturated, bahkan saat diubah ke mode HDR tetap tidak tertolong.

Waktu digunakan di kondisi minim cahaya kamera Oppo F3 Plus juga kurang optimal karena belum disertai OIS, akibatnya bukan hanya noise terlihat jelas tapi nyaris tidak ada detil yang ditampilkan.

OK waktunya beralih ke kamera selfie, lagi pula F3 Plus memang memosisikan dirinya sebagai ponsel selfie bukan?

Sama seperti Anda, Dombort pun penasaran penyempurnaan apa yang dilakukan Oppo pada kamera sekunder F3 Plus ini.

Sekedar flashback untuk memulihkan ingatan, tahun lalu kamera selfie Oppo F1 Plus cukup memukau dan mampu menghilangkan kekecewaan karena spesifikasi yang pas-pasan.

Kali ini Oppo F3 Plus datang dengan dual camera di bagian depan dengan sensor 16 MP untuk sudut normal dan 8 MP untuk sudut lebar (120 Derajat). Menilik dari kombinasi dua kamera ini saja sudah pasti ekspektasi orang akan melambung tinggi.

Saat digunakan di luar ruangan foto-foto yang dihasilkan oleh kamera selfie F3 Plus ini memang sangat baik, tapi entah kenapa metering -nya sering tidak bekerja saat digunakan di dalam ruangan. Padahal gejala ini tidak pernah Dombort alami saat menggunakan F1 Plus.

Sama seperti kamera utamanya, dalam upaya menekan noise kala digunakan di dalam ruangan kamera sekunder Oppo F3 Plus banyak menghilangkan detil. Selain itu pada kondisi ini kebanyakan foto yang dihasilkan menjadi kabur blurry.

Rasa-rasanya Vivo V5 Plus justru lebih handal dipilih sebagai ponsel selfie ketimbang F3 Plus sejauh ini.

Pilih Oppo F3 Plus atau Vivo V5 Plus?

Oppo F3 Plus bukan satu-satunya pilihan bagi Anda yang ngebet beli ponsel selfie, ada Vivo V5 Plus yang harganya lebih masuk akal dan kamera selfie -nya sedikit lebih baik.

Sebenarnya di luar kamera, F3 Plus punya banyak keunggulan bahkan nyaris sempurna. Mulai dari desain, build quality, daya tahan baterai, layar hingga performa. Tapi justru di sektor kamera dimana dirinya memilih sebagai key selling point berakhir mengecewakan.