Harga Blackberry Aurora dan Spesifikasi

Spesifikasi Blackberry Aurora dari BB Merah Putih

Masih ingat kan beberapa tahun lalu sekitar tahun 2008-2010 waktu handphone merek Blackberry sangat populer?
Awalnya harga handheld Blackberry memang cukup mahal, tidak semua orang bisa memilikinya lalu muncul –lah merek-merek lain yang melahirkan ponsel dengan tampilan mirip-mirip BB dengan harga lebih murah.

Tapi itu dulu…
Perusahaan yang dulu namanya RIM itu gagal mengantisipasi ketatnya kompetisi, inovasinya juga sangat minim kalau dibanding platform lain seperti Android dan iOS.
Kegagalan itu jadi mimpi buruk buat perusahaan asal Kanada sampai-sampai berbagai langkah mereka lakukan untuk bertahan. Mulai dari restrukturisasi, membuat handphone Blackberry murah, hingga beralih ke sistem operasi Android.

Sayangnya usaha-usaha itu tidak membuahkan hasil yang diharapkan sampai akhirnya menjelang akhir tahun 2016 kemarin mereka resmi berhenti memproduksi ponsel sendiri dan menempuh jalur (menjual) lisensi.

Salah satu perusahaan pembeli lisensi untuk membuat ponsel Blackberry adalah JV (Joint Venture) bernama BB Merah Putih yang dipimpin PT Tiphone. PT Tipfone sendiri terafiliasi kental dengan PT Telkomsel. Kenapa di tengah lesunya Blackberry justru ada perusahaan tertarik membeli lisensi itu?

Memang penjualan Blackberry sangat lesu dibading masa-masa keemasannya, tapi Indonesia pernah dan masih menjadi pasar tercatat paling besar dalam penjualan ponsel merek Blackberry. Tidak butuh waktu lama pula untuk BB Merah Putih untuk membuat langkah besar memproduksi ponsel perdana dengan nama Blackberry Aurora.

Blackberry Aurora, Blackberry Cocok Untuk Anak Bangsa?
Blackberry sekarang bukan Blackberry yang dulu, tapi siapa peduli?
Toh Nokia yang sekarang juga bukan Nokia yang dulu tapi tetap saja konsumen loyal mereka menanti-menantikan munculnya handphone Nokia terbaru bukan?

Tapi yang bikin banyak orang Indonesia penasaran seperti apa sih sebenarnya Blackberry Aurora tak lain karena untuk pertama kalinya ada handphone Blackberry yang khusus dirancang dan diperuntukkan buat konsumen Indonesia.

Ya tapinya lagi… jangan berharap kalau Blackberry Aurora bakal tampil mewah untuk segmen high-end di masa-masa jayanya beberapa tahun silam. BB Merah Putih baru membuat langkah awal, nama Blackberry sudah tidak terlalu diapresiasi seperti dulu dan lebih-lebih di masa-masa terakhirnya merek tersebut lebih banyak bermain di segmen low-end.

Harga dan Spesifikasi Blackberry Aurora

Dimensi 152 x 76.8 x 8.5 mm mm, 178 gram
Layar 5.5 inch IPS LCD, 720 x 1280 pixels (~267 ppi pixel density)
Sistem Operasi Android™ 7.0 (Nougat)
Chipset Qualcomm MSM8917 Snapdragon 425
CPU/GPU Quad-core 1.4 GHz Cortex-A53 CPU/Adreno 308 GPU
Storage 32 GB, microSD up to 256 GB
RAM 4 GB
Kamera Sekunder 8 MP
Kamera Primer 13 MP, autofocus, dual-LED flash
Baterai 3000 mAh
Harga Rp 3,4 Juta atau Lihat Di Sini

Dari spesifikasi Blackberry Aurora saja Anda tentu sudah bisa menduga.
Di jaman seperti ini Blackberry Aurora masih menggunakan chipset Snapdragon 425 yang tak lain adalah SoC entry-level. Untuk mengimbangi kekurangan itu ditempatkanlah RAM berkapasitas 4 GB.

Sebenarnya RAM berkapasitas besar untuk Blackberry Aurora ini membingungkan Dombort, kenapa harus sebesar itu? Untuk ponsel dengan SoC sekelas Snapdragon 425 mestinya 2 GB saja sudah cukup atau maksimal 3 GB lah.

Buat pembeli yang “ngebet” spesifikasi oke mungkin bisa jadi daya tarik, tapi buat Dombort justru tidak ekonomis. Konsumen harus bayar lebih untuk RAM sebesar itu kan? Padahal jarang-jarang atau nyaris tidak semua kapasitas yang disediakan terpakai.

Penampilan Blackberry Aurora juga jauh dari kesan mewah, malah sekilas panel depan yang glossy serta bezel bawah sangat tebal membuat Dombort teringat Nokia Lumia 710 yang pernah dimiliki Dombort beberapa tahun lalu waktu Nokia Lumia awal-awal memunculkan diri.

Berpaling ke bagian belakang bukan saja sederhana tapi sejujurnya selain logo “Blackberry” Dombort lagi-lagi tidak menemukan ciri khas handphone Blackberry pada Aurora. Termasuk pilihan warna-warni yang disediakan.

Kualitas Kamera Blackberry Aurora

Layar 5.5 inch punya Blackberry Aurora sekedar menampilkan resolusi setara HD (1280 x 720 pixels. Kualitasnya sangat standar bahkan cenderung buram kalau mau membandingkan dengan ponsel-ponsel Android sekelasnya.

Kualitas kamera utama Blackberry Aurora yang punya sensor 13 MP dan dilengkapi dual flash sangat… sangat standar kalau tidak mau dibilang jelek. Kamera depan 8 MP sama saja.

Lalu Apa Bagusnya Blackberry Aurora dan Berapa Harganya?

Bodinya plastik, tampilannya jadul, kamera jelek, performa biasa saja. Jadi apa sih bagusnya Blackberry Aurora? Kalau harus menyebutkan kelebihan Aurora Dombort bakal menyebut sudah pakai Android 7.0 Nougat dan kapasitas baterainya besar (3.000 mAh).

Terkejut mendengar cuma itu kelebihan Blackberry Aurora? Tunggu sampai Anda tahu harganya!
BB Merah Putih dengan percaya diri membanderol harga Blackberry Aurora Rp 3,4 Juta, di kisaran harga yang sama ada beberapa ponsel merek Xiaomi yang menawarkan spesifikasi, performa serta kamera lebih baik. Atau kaalau mau merek lain pun pilihannya juga banyak.
Bahkan Nokia 6 yang sama-sama dalam posisi reborn dan diproduksi oleh pihak ketiga pun dengan harga lebih murah, desain lebih elegan serta kualitas layar lebih baik.