Review iPhone 8

Review iPhone 8 dan iPhone 8 Plus: Bagus Meski Tanpa Greget

iPhone 8 dan iPhone 8 Plus menimbulkan keraguan bagi tak sedikit konsumen, sebab keputusan Apple melahirkan iPhone X dianggap seolah perusahaan berbasis di Cupertino tersebut tidak terlalu serius menggarap sang penerus dari iPhone 7 dan iPhone 7 Plus.

Sulit memang memberikan penilaian bagi iPhone 8 dan iPhone 8 Plus, sebab meski memang pada dasarnya kedua ponsel tersebut terkategori baik tapi bisa dibilang tidak banyak ubahan berarti jika membandingkan dengan pendahulunya.

Ada beberapa penyempurnaan pada iPhone 8 dan iPhone 8 Plus dibanding iPhone 7 atau iPhone 7 Plus. Misalnya penggunaan prosesor terbaru A11 Fusion, tampilan lebih ramping serta optimasi AR (augmented reality). Tapi sekali lagi semuanya tidak terasa sebagai kemajuan signifikan.

Keadaan ini rasanya bukan hal baru, memang dalam beberapa tahun belakangan ini Apple hampir tidak pernah memberikan penyempurnaan penting pada iPhone dari satu generasi ke generasi lainnya. Walau demikian konsumen loyal iPhone tidak tampak berkeberatan dengan kondisi tersebut.

Harga iPhone 8 dan Spesifikasi

JADWAL Released September, 2017
Availability Tersedia di sini
DIMENSI Dimensions 138.4 x 67.3 x 7.3 mm; IP67
Weight 148 g
SIM Slot Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
LAYAR Type IPS LCD, True Tone
Size 4.7 inches
Resolution 750 x 1334 pixels, 16:9 ratio (~326 ppi density)
Multi-touch Yes
PLATFORM Os iOS 11, upgradable to iOS 11.0.2
Chipset Apple A11 Bionic
CPU Hexa-core (2x Monsoon + 4x Mistral)
GPU Apple GPU (three-core graphics)
MEMORI Card Slot
Internal 64/256 GB, 2 GB RAM
KAMERA Primary 12 MP, f/1.8, 28mm, phase detection autofocus, OIS, quad-LED (dual tone) flash
Features Geo-tagging, simultaneous 4K video and 8MP image recording, touch focus, face/smile detection, HDR (photo/panorama)
Video 2160p@24/30/60fps, 1080p@30/60/120/240fps
Secondary 7 MP, f/2.2, 1080p@30fps, 720p@240fps, face detection, HDR, panorama
COMMS WLAN Wi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, hotspot
Bluetooth 4.2, A2DP, LE, EDR
GPS 5.0, A2DP, LE
Radio
USB 2.0, proprietary reversible connector
FITUR Sensors Fingerprint (front-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass, barometer
BATERAI Non-removable Li-Ion 1821 mAh
HARGA Lihat Di sini
LAIN-LAIN Warna TBC

Membandingkan iPhone 8 vs iPhone X memang kelihatan sekali bagaimana Apple demikian menganaktirikan seri 8. Jika pada iPhone X sang produsen hampir secara total merubah interaksi pengguna dengan sistem operasi termasuk menyingkirkan TouchID tidak demikian halnya dengan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus.

Sekalipun terkesan menggarap iPhone 8 dan iPhone 8 Plus setengah hati tapi Dombort melihat ada pertimbangan lain dari Apple. Pertama-tama seri 8 tampaknya dihadirkan untuk menjembatani ubahan signifikan yang hendak diberlakukan oleh sang produsen untuk semua seri iPhone berikutnya.
Hal kedua yang tak kalah pentingnya adalah menjembatani kenaikan harga sebagai dampak dari penyempurnaan signifikan tersebut.

Setidaknya bagi konsumen yang saat ini perlu segera memperbarui iPhone –nya alternatif yang paling mungkin memang adalah iPhone 8 dan iPhone 8 Plus. Sebab untuk iPhone X sendiri baru akan bisa diperoleh pada awal tahun 2018 nanti.

Yang Baru dan Yang Lama dari iPhone 8/iPhone 8 Plus

Kedua iPhone terbaru tampil tidak berbeda dibanding para pendahulunya, desain yang sama sudah digunakan oleh Apple semenjak tahun 2014 kala merilis iPhone 6. Sama pula dengan para pendahulunya bodi iPhone cenderung rentan (kotor) dari bekas jari selama digunakan. Dari segi penampilan cukup adil rasanya jika menyebut Samsung Galaxy Note 8 serta Samsung Galaxy S8 lebih menarik dibanding iPhone 8 dan iPhone 8 Plus.

Review iPhone 8 dan iPhone 8 Plus Indonesia

Bagi loyalis iPhone fitur baru yang kali ini bisa dinikmati adalah Qi Charging, walaupun bagi pengguna Android teknologi ini sudah bisa dinikmati semenjak beberapa tahun silam.
Sayangnya proses pengisian ulang daya baterai secara nirkabel ini pada iPhone terasa sangat lambat, dalam pengujian Dombort mendapati bahwa waktu selama 30 menit hanya mampu mengisi daya baterai iPhone 8 sebanyak 15% saja.

Selain itu untuk bisa menikmati pengisian ulang daya baterai nirkabel pada iPhone 8 ini pengguna perlu membeli perangkat tambahan yang harganya berkisar antara Rp 900 ribuan hingga 1,4 juta-an.

Duo iPhone 8/8 Plus seperti sudah disebutkan mengandalkan prosesor terbaru A11 Fusion dengan RAM 2GB serta 3 GB. Untuk daya tahan baterai sendiri terbukti setara dengan iPhone 7/7 Plus.
Soal performa keduanya tak perlu diragukan, Apple terbukti piawai mengoptimalisasi penggunaan sumber daya termasuk manajamen RAM.

Secara teoritis lewat uji Geekbench memang terdapat peningkatan angka jika dibandingkan A10 yang digunakan oleh iPhone 7 dan 7 Plus tahun sebelumnya.

Pembaruan iPhone 8 dibanding iPhone 7 lainnya terletak pada layar yang kini sudah mengadopsi teknologi True Tone. Teknologi ini pertama kali digunakan oleh Apple pada iPad Pro (9.7 inch) dan iPad Pro terbaru (10 inch).

Kehandalan teknologi layar True Tone pada iPhone 8 dan iPhone 8 Plus bisa dilihat dari tingkat kejernihan yang senantiasa sempurna meski dilihat dari sudut pandang yang kurang ideal.
Pada dasarnya True Tone mengadaptasikan white balance dengan cahaya sekitar dalam rangka menjaga kejernihan. Di luar ruangan terlebih saat layar terpapar sinar matahari manfaat teknologi ini lebih terasa lagi.

Foto Hasil Kamera iPhone 8 dan iPhone 8 Plus

Sayangnya dukungan terhadap Dolby Vision dan HDR10 belum tersedia pada iPhone 8, sebab Apple mengistimewakan fitur tersebut untuk iPhone X.
Secara keseluruhan tampilan layar iPhone 8 dan iPhone 8 Plus terbilang istimewa, meski warna yang ditampilkan masih kalah hidup jika dibanding layar Samsung Galaxy S8 dan Samsung Galaxy Note 8.

Untuk fitur kamera meski untuk kesekian kalinya masih mempertahankan spesifikasi yang sama namun bukan berarti tanpa peningkatan.
Peningkatan itu bisa dilihat dari kecepatan sensor yang lebih baik berikut peningkatan performa dari True Tone flash.

Sayang sekali fitur OIS lagi-lagi hanya disediakan untuk lensa lebar pada iPhone 8 Plus, untuk lensa jarak jauhnya harus puas tanpa OIS.

Benar bahwa dengan penyempurnaan yang dilakukan foto hasil kamera iPhone 8 dan iPhone 8 Plus terlihat lebih cerah dibanding foto yang sama dari kamera iPhone 7/7 Plus, namun perbedaan itu baru terlihat ketika keduanya dibandingkan secara langsung. Dengan kata lain perubahan itu tidak terlalu kentara.