Harga Vivo V9 dan Spesifikasi

Vivo V9 Cuma Unggul di Kamera Swafoto, Dah Itu Aja!

Sebenarnya tidak sulit menduga bahwa Vivo V9 sekedar dimaksudkan sebagai ponsel swafoto sebagaimana pendahulunya. Vivo dan Oppo memang dua merek yang senantiasa konsisten dengan positioning-nya meski sayang pada saat bersamaan keduanya seolah tak memiliki minat menyempurnakan bagian lain dari produknya.

Lensa kamera 24 MP foto sebagai ujung tombak ber-swafoto sekilas lalu saja sudah langsung menyiratkan kondisi tersebut. Memang pada bagian belakang Vivo V9 dilengkapi dengan kamera utama lensa ganda 13+2 MP, namun dari pengalaman yang sudah-sudah kamera utama Vivo dan Oppo tidak pernah memuaskan.

Harga Vivo V9 dan Spesifikasi

JADWALReleasedMaret 2018
AvailabilityTersedia di sini
DIMENSIDimensions154.8 x 75.1 x 7.9 mm
Weight150 g
SIM SlotHybrid Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
LAYARTypeIPS LCD
Size6.3 inches, 99.1 cm2 (~85.2% screen-to-body ratio)
Resolution1080 x 2280 pixels (~400 ppi density)
Multi-touchYes
PLATFORMOsFuntouch 4.0 berbasis Android 8.1 (Oreo)
ChipsetQualcomm Snapdragon 450
CPUOcta-core 1.8 GHz
GPUAdreno
MEMORICard SlotmicroSD, up to 256 GB
Internal64 GB, 4 GB RAM
KAMERAPrimaryDual: 13 MP + 2 MP, f/2.0, phase detection autofocus, dual-LED flash
FeaturesGeo-tagging, touch focus, face detection, HDR, panorama
Video2160p@30fps, 1080p@30fps
Secondary24 MP, f/2.0, 1080p
COMMSWLANWi-Fi 802.11 a/b/g/n/ac, dual-band, WiFi Direct, hotspot
Bluetooth4.2, A2DP, LE
GPSYes, with A-GPS, GLONASS, BDS
RadioFM
USBmicroUSB 2.0, USB On-The-Go
FITURSensorsFingerprint (rear-mounted), accelerometer, gyro, proximity, compass
BATERAINon-removable Li-Ion 3260 mAh battery
HARGARp 3,8 Juta
LAIN-LAINWarnaBlack, Gold

Bukan kabar baru pula jika Vivo senantiasa mengekor tampilan iPhone baik dari sisi desain ponsel maupun tampilan antar muka (UI), maka tidak mengejutkan jika Vivo V9 kali ini hadir dengan penampilan yang sangat identik dengan iPhone X. Pada sisi lain ada perubahan positif dimana kali ini ponsel merek negeri Cina ini sudah beralih ke SoC Snapdragon buatan Qualcomm. Namun bagaimana pengaruhnya terhadap performa akan Dombort bahas nanti.

Hal positif kedua dari V9 selain daripada penggunaan SoC Snapdragon adalah kehadiran layar FullView dengan bentang 6.3 inch yang langsung menarik perhatian kala membuka kardus kemasannnya.

Soal desain, meski Dombort sama sekali tidak mengapresiasi keasliannya tapi ada beberapa hal yang harus diakui istimewa. Salah satunya adalah bobot yang hanya 150 gram, mengingat ukuran layar demikian lebar kondisi ini merupakan sebuah keunggulan tersendiri. Ketebalan yang hanya 7,9 mm membuatnya nyaman digenggam.

Layar V9 sendiri bukan hanya besar tapi sanggup menampilkan gambar yang tajam serta jernih. Kelemahannya selain warna menjadi tampak pudar kala terpapar sinar matahari juga tidak cukup mulus menjalankan video dengan format 1080 pixels.

Sayangnya kehadiran Snapdragon 450 bukan sepenuhnya kabar baik, sebab performa Vivo V9 terasa mengecewakan. Sebagai ponsel yang dilabeli sebagai flagship oleh produsennya sendiri Dombort tak menemukan kepuasan performa sebagaimana dibayangkan sebelumnya.

Ponsel yang menjalankan Funtouch 4.0 berbasis Android 8.1 Oreo ini sebenarnya cukup lancar untuk penggunaan harian, namun tidak lebih dari itu. Belum lagi tampilan antar muka ini dijejali dengan demikian banyak bloatware yang tak bisa disingkirkan meski hampir kesemua itu tidak pernah digunakan.

Sama halnya seperti iPhone, Vivo pun meletakkan pemindai sidik jari di bagian belakang. Dalam pengujian sensor tersebut bekerja cepat serta akurat.
Namun bagi Dombort keistimewaan V9 sendiri terletak pada performa audio volume –nya kuat serta minim distorsi. Sejujurnya kami tak mengharapkan kualitas audio sebaik ini pada ponsel bermerek Vivo maupun ponsel sekelas ini.

Review Vivo V9 Indonesia

Bagaimanapun sudah jelas bahwa Vivo V9 diperuntukkan bagi para penggemar swafoto. Karenanya kamera sekunder 24 MP f/2.0 dilengkapi dengan segudang fitur seperti Face Beauty, Face Beauty video call, mode HDR hingga fitur yang terasa tidak wajar yaitu Gender Detection.
Memang dalam beberapa kampanye pemasarannya Vivo menyebut bahwa kamera swafoto ini dilengkapi dengan AI. Tapi pada prakteknya keberadaan AI tidaklah begitu signifikan karena ia hanya sekedar bekerja menciptakan efek alih-alih meningkatkan kualitas foto itu sendiri.

Pastinya keseriusan Vivo menggarap segmen swafoto terlihat nyata pada kamera sekunder V9 ini. Foto-foto yang dihasilkan terlihat tajam serta akurat, dua kualitas yang amat langka diketemukan pada kamera swafoto pada ponsel yang lebih mahal sekalipun.
Kecepatan autofocus kamera depan Vivo V9 terasa cepat, lagi-lagi tidak jamak diketemukan pada kamera depan merek lain.

Vivo tak lupa meniru fitur iPhone lainnya yaitu The Live Photo yang memungkinkan ponsel untuk melakukan perekaman sekitar 1,5 detik sebelum dan setelah gambar diabadikan.
Fitur bokeh sudah pasti menjadi bagian dari kamera ini, efek bokehnya terlihat cukup alamiah menurut mata Dombort.

Foto Hasil Kamera Selfie Vivo V9
Foto Hasil Kamera Selfie Vivo V9

Seperti sudah Dombort duga dan sebutkan diawal bahwa meski kamera swafoto (sekunder/depan) milik V9 demikian istimewa hal serupa tidak bakal Anda rasakan dengan kamera utama (belakang).
Meski dengan lensa ganda 13 MP + 2 MP kamera ini hanya menghasilkan foto layak kala digunakan di luar ruangan, itupun tidak istimewa. Sementara di dalam ruangan noise-nya kelewat tinggi.

Foto Hasil Kamera Belakang Vivo V9
Foto Hasil Kamera Belakang Vivo V9 (indoor)

Seperti biasa Dombort hanya merekomendasikan Vivo V9 bagi Anda yang menilai bahwa kamera swafoto merupakan fitur paling penting. Sebab untuk harga yang dipatok jika Anda bukan maniak swafoto adalah banyak pilihan lain yang lebih pantas dipertimbangkan.
Terakhir, soal stamina baterai 3260 mAh yang dijejalkan terbukti sanggup bertahan selama setengah hari lebih dua jam.

Beli Vivo V9 Sekarang

Gold
Harga Vivo V9 dan Spesifikasi
Jual Vivo V9
Summary
Review Date
Reviewed Item
Vivo V9
Author Rating
41star1star1star1stargray